3. Mesir
Tradisi membangunkan sahur di Mesir dinamakan mesaharaty. Artinya pemanggil sebelum fajar.
Orang yang bertugas adalah pria yang mengenakan busana tradisional Mesir.
Jelang waktu sahur, pria ini berkeliling rumah penduduk.
Ia akan membawa alat tabuh sambil menyanyikan lagu-lagu pujian bagi Allah SWT dan Nabi Muhammad.
Baca Juga: Daftar Negara-negara di Dunia yang Menjalani Puasa Tersingkat di Ramadan 2024
4. Lebanon
Sedikit mirip dengan Mesir, yang bertugas membangunkan di waktu sahur diberi nama mesaharati.
Selain di Lebanon, negara Arab lainnya seperti Saudi Arab dan Yaman juga mempraktekkan ini.
Seorang mesaharati akan berkeliling kota sambil membawa alat tabuh dan bernyanyi lagu-lagu rakyat.
Mesaharati akan berhenti di beberapa pintu rumah dan bernyanyi dengan suara keras.
Baca Juga: Undangan Buka Puasa Bersama Kebanyakan, Ini Tips Menyiasatinya Agar Kantong Tidak Jebol
5. Maroko
Tradisi membangunkan sahur di Maroko dilakukan dengan dua cara yaitu nafar dan tebbal.
Pada tradisi nafar, pendududuk Maroko dibangunkan menggunakan terompet berukuran kecil.
Di tradisi tebbal, warga dibangunkan dengan menggunakan alat sejenis tabuh yang dipukul berulang kali dengan keras.
Orang yang melakukan nafar dan tebbal akan mengenakan pakaian tradisional gandoura.
Artikel Terkait
Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Indonesia, Unik dan Sudah Berlangsung Turun Temurun
Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Berbagai Negara Dunia
9 Maret 2024, Nantikan Kemeriahan Tradisi Dugderan di Semarang yang Sudah Berlangsung Sejak Abad ke 18
Ragam Tradisi Masyarakat Indonesia untuk Menyambut Bulan Suci Ramadan