Jelajah Museum Islam di Indonesia, Belajar Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara Sejak Abad ke 7

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Maret 2024 | 10:00 WIB
Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari (setkab.go.id)
Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari (setkab.go.id)

Baca Juga: Ngabuburit di Saloka Park, Tempat Wisata di Semarang Ini Tetap Buka Selama Bulan Ramadan

Ada pula koleksi keislaman koleksi KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, mulai dari jubah, tongkat, Al- Qur'an kecil, dan sarung.

Koleksi lainnya, pedang prajurit Diponegoro, Iluminasi Al-Qur'an, gayor masjid Sunan Muria.

Sampai ornamen masjid mantingan dan miniatur menara Kudus.

Baca Juga: Eling Bening, Spot Rekreasi Terbaik di Semarang yang Sajikan Pemandangan Alam Memesona dan Menyejukkan

5. Museum Islam Nusantara
Museum yang berlokasi di Rembang ini menyuguhkan sejarah perkembangan Islam di Lasem.

Ada tiga periode yang bisa dilihat di sini. Pertama, akhir abad 15 saat Wali Songo menyebarkan Islam.

Kedua, abad 17 saat Mbah Sambu menyebarkan Islam.

Baca Juga: Berburu Sunset dan Sunrise di Gunung Pegat, Hidden Gem di Sukoharjo yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan

Ketiga, abad 19 saat penyebaran dan dakwah dilakukan lewat pesatren oleh Mbah Maksum, Mbah Baedowi, dan Mbah Kholil.

Di museum juga tersimpan koleksi lembaran 30 juz Al-Quran dalam bentuk kaligrafi kayu sebanyak 300 halaman.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini