Menu Ramadan ini selalu terhidang di meja makan semua keluarga di Irak saat berbuka.
Tepsi baytinijan terbuat dari campuran terong, daging cincang, tomat, bawang merah dan bawang putih.
Pada bagian atasnya dilapisi kentang.
4. Fruit chaat
Fruit chaat menu khas berbuka puasa di Pakistan.
Ini berupa aneka potongan buah, seperti apel, zaitun, anggur, biji pomegrade dan buah lainnya.
Setelah itu dicampur dengan chaat masala. Rasanya segar dengan aroma rempah yang tajam.
Baca Juga: 4 Kuliner Indonesia yang Mendapat Pengaruh dari Bangsa Arab
5. Makloubeh
Menu khas masyarakat Palestina ini terbuat dari campuran nasi yang dimasak dengan kaldu.
Dicampurkan potongan daging, terong, kembang kol, dan aneka rempah, direbus dalam waktu lama.
Masaknya dengan panci besar. Semua bahan diletakkan di dasar panci setelah itu ditimpa nasi.
Saat dihidangkan, panci dibalik dan isinya ditumpahkan pada piring datar sehingga posisi daging dan lauk di atas.
Baca Juga: Selain Mekkah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Sekaligus Belajar Sejarah Islam
6. Asida dan Molaah
Setiap berbuka puasa masyarakat Sudan akan mengkonsumsi asida dan molaah.
Artikel Terkait
7 Makanan Ringan untuk Berbuka Puasa di Tengah Perjalanan Pulang
Rekomendasi 5 Hidangan Pencuci Mulut Saat Berbuka Puasa, Miliki Rasa Manis Juga Segar
6 Macam Menu Berbuka Puasa Lainnya dari Berbagai Daerah di Indonesia
Tips Bebas Sakit Perut Setelah Berbuka Puasa, Nomor Satu Awali dengan Minum Air Putih
5 Olahan Kolang-kaling dari Nusantara, Cocok untuk Berbuka Puasa, Dijadikan Hidangan Saat Idul Fitri pun Biasanya Laris