4 Desa Tanpa Listrik dan Internet, Berkunjung dan Liburan ke Sini Laksana Kembali ke Masa Lampau

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 1 April 2024 | 10:00 WIB
Kampung Gedong di Kabupaten Bangka. (wowbabel.com)
Kampung Gedong di Kabupaten Bangka. (wowbabel.com)

Kabar BUMN - Ketika banyak orang berkompetisi membangun daerahnya dengan fasilitas modern, ada desa yang menolaknya.

Desa-desa ini menolak menggunakan listrik maupun internet dan masih hidup seperti di masa lampau.

Semua tradisinya pun masih dipertahankan. Dan ini yang pada akhirnya membuatnya jadi unik.

Baca Juga: Pecinta Kain Tradisional, Ini Desa-desa Penghasil Kain Tenun Bernilai Budaya Tinggi di Indonesia

1. Kampung Naga
Kampung Naga berlokasi di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Desa ini masih mempertahankan unsur tradisional yang berlaku sejak zaman nenek moyang.

Masyarakatnya menolak masuknya aliran listrik masuk ke kampung.

Baca Juga: Pertahankan Kehidupan Sederhana Tanpa Aliran Listrik, Mengenal Kampung Naga, Kampung Unik di Tasikmalaya

Begitu juga penggunaaan gas LGP untuk masak.

Aturan adat masyarakat di sini juga melarang musik dari luar.

Dan terdapat sejumlah tempat keramat yang tidak boleh dipotret dan dikunjungi orang luar.

Baca Juga: Kuliner Wajib Yang Harus Dicicipi Saat Berkunjung ke Tasikmalaya

2. Kampung Baduy
Di antara desa lain, Kampung Baduy salah satu yang paling terkenal menjaga tradisi lamanya.

Penduduknya sudah dikenal tidak pernah menggunakan barang elektronik dan hidup tanpa listrik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini