Pada masa itu wilayah kekuasaan kerajaan Majapahit sangat luas.
Mulai dari pulau Jawa sampai ke Semenanjung Malaya dan Sri Lanka.
Baca Juga: Jelajah Sejarah dari Sisa-sisa Kisah Kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Palembang
Untuk menjaga daerah kekuasaannya, Majapahit menempatkan pejabatnya di daerah kekuasaan tersebut.
Secara berkala pejabat ini akan kembali ke kampung halaman.
Tujuan utamanya untuk melaporkan kondisi daerah kekuasaannya pada raja.
Dari situlah tradisi mudik muncul.
Baca Juga: Telusuri Lebih Jauh Tentang Desa Bali Aga, Desa Tempat Tinggalnya Masyarakat Asli Bali
Setelah kerajaan Majapahit tidak ada, kekuasaan berganti dipegang kerajaan Mataram Islam.
Tidak berbeda dengan Majapahit yang punya daerah kekuasaan yang luas.
Kerajaan Mataram pun menempatkan pejabatnya ke daerah kekuasaan di sepanjang pulau Jawa.
Baca Juga: Jelajah Museum Islam di Indonesia, Belajar Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara Sejak Abad ke 7
Arus urbanisasi
Awalnya tradisi orang Jawa, dalam perkembangannya semua orang Indonesia melakukan mudik.
Ketika zaman kemerdekaan, arus urbanisasi semakin meluas.
Artikel Terkait
3 Wisata di Pekanbaru yang Direkomendasikan Untuk Liburan Saat Lebaran Nanti, Cocok Untuk Berswafoto
Menyaksikan Aktivitas Vulkanik Lebih Dekat di Kawah Sikidang Dieng, Cocok untuk Destinasi Liburan Lebaran Nanti
CocokĀ untuk Libur Lebaran Bersama Keluarga, Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Ambarawa Semarang
Refreshing Sejenak di Curug Cikanteh, Wisata Alam Ini Ternyata Tak Terlalu Jauh dari Jakarta, Bisa Jadi Destinasi Usai Lebaran
Punya Goa-goa Eksotis di Bibir Pantai, Tiket Masuk Pantai Goa Langir Banten Cuma Rp10 Ribu, Bisa Jadi Pilihan Destinasi Pasca Lebaran