Penduduk di daerah Jawa mengadu nasib ke ibu kota, Jakarta.
Baca Juga: Tips Penting Mudik Pakai Mobil, Tetap Aman Nyaman Sampai Kampung Halaman
Sementara penduduk di luar Jawa yang kental dengan tradisi merantau mengadu nasib ke Pulau Jawa.
Perpindahan penduduk karena pekerjaaan pun ikut menambah subur arus mudik.
Idul Fitri selalu dipilih sebagai momen mudik.
Karena pada saat itulah waktu tepat untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarga, terutama orang tua.
Baca Juga: Mudik Aman Pakai Mobil Pribadi, Tips yang Wajib Diikuti Agar Perjalanan Lancar Sampai Tujuan
Digunakan tahun 1970-an
Istilah mudik sendiri baru dipergunakan secara luas pada tahun 1970-an.
Pada masa ini Jakarta sedang mengalami pembangunan pesat.
Ini membuat banyak orang dari daerah lain datang untuk mencari kerja.
Baca Juga: Mudik Naik Mobil Pribadi, Hal-hal yang Perlu Disiapkan Agar Selamat Sampai Tujuan
Mereka bekerja di kantor pemerintah dan perusahaan swasta.
Berdirinya pabrik di pinggiran Jakarta semakin menambah banyak orang dari desa datang ke kota.
Para pekerja tersebut tidak punya banyak waktu libur selain di saat Idul Fitri.
Karena itulah mereka memanfaatkan momen libur Idul Fitri untuk mudik secara massal.***
Artikel Terkait
3 Wisata di Pekanbaru yang Direkomendasikan Untuk Liburan Saat Lebaran Nanti, Cocok Untuk Berswafoto
Menyaksikan Aktivitas Vulkanik Lebih Dekat di Kawah Sikidang Dieng, Cocok untuk Destinasi Liburan Lebaran Nanti
CocokĀ untuk Libur Lebaran Bersama Keluarga, Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Ambarawa Semarang
Refreshing Sejenak di Curug Cikanteh, Wisata Alam Ini Ternyata Tak Terlalu Jauh dari Jakarta, Bisa Jadi Destinasi Usai Lebaran
Punya Goa-goa Eksotis di Bibir Pantai, Tiket Masuk Pantai Goa Langir Banten Cuma Rp10 Ribu, Bisa Jadi Pilihan Destinasi Pasca Lebaran