Asal Usul Kata dan Sejarah Mudik di Setiap Perayaan Idul Fitri di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 8 April 2024 | 14:30 WIB
Pulang ke kampung atau mudik dengan motor. (harianhaluan.com)
Pulang ke kampung atau mudik dengan motor. (harianhaluan.com)

Penduduk di daerah Jawa mengadu nasib ke ibu kota, Jakarta.

Baca Juga: Tips Penting Mudik Pakai Mobil, Tetap Aman Nyaman Sampai Kampung Halaman

Sementara penduduk di luar Jawa yang kental dengan tradisi merantau mengadu nasib ke Pulau Jawa.

Perpindahan penduduk karena pekerjaaan pun ikut menambah subur arus mudik.

Idul Fitri selalu dipilih sebagai momen mudik.

Karena pada saat itulah waktu tepat untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarga, terutama orang tua.

Baca Juga: Mudik Aman Pakai Mobil Pribadi, Tips yang Wajib Diikuti Agar Perjalanan Lancar Sampai Tujuan

Digunakan tahun 1970-an
Istilah mudik sendiri baru dipergunakan secara luas pada tahun 1970-an.

Pada masa ini Jakarta sedang mengalami pembangunan pesat.

Ini membuat banyak orang dari daerah lain datang untuk mencari kerja.

Baca Juga: Mudik Naik Mobil Pribadi, Hal-hal yang Perlu Disiapkan Agar Selamat Sampai Tujuan

Mereka bekerja di kantor pemerintah dan perusahaan swasta.

Berdirinya pabrik di pinggiran Jakarta semakin menambah banyak orang dari desa datang ke kota.

Para pekerja tersebut tidak punya banyak waktu libur selain di saat Idul Fitri.

Karena itulah mereka memanfaatkan momen libur Idul Fitri untuk mudik secara massal.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini