Belum Tentu Setiap Orang Berani Mencobanya, Ini 6 Kuliner Ekstrem dari Korea Selatan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 29 April 2024 | 18:30 WIB
Sanakji, yaitu gurita hidup yang dihidangkannya dengan dipotong-potong dulu sungutnya, lalu dimakan mentah-mentah. (superlive.id)
Sanakji, yaitu gurita hidup yang dihidangkannya dengan dipotong-potong dulu sungutnya, lalu dimakan mentah-mentah. (superlive.id)

Kabar BUMN - Kuliner Korea Selatan sudah banyak yang dikenali sebagian masyarakat Indonesia.

Menu seperti kimchi, kimbab, sundubae, dan samgyetang, sudah akrab dengan lidah orang Indonesia.

Selain makanan dengan cita rasa yang sudah umum, Korea Selatan juga punya kuliner yang ekstrem.

Kalau ini belum tentu semua orang berani dan mau memakannya. Silakan dicari saat ke Korea Selatan.

Baca Juga: Ke Korea Selatan Tapi Sampainya di Negara-negara Eropa? Ya, Ini 4 Tempat Wisata di Korea yang Menghadirkan Nuansa Eropa

1. Beondegi
Beondegi, atau dalam bahasa Indonesia larva ulat sutra, tergolong sebagai snack populer.

Camilan ini bisa ditemui di kaki lima dan sejumlah restoran. Biasanya dinikmati sambil minum alkohol.

Larva ulat sutra ini diberi bumbu kemudian direbus atau dikukus.Teksturnya yang lembut dan garing.

Bila membeli di kaki lima, akan dihidangkan dalam cup karton, bisa dinikmati sambil jalan-jalan.

Baca Juga: 5 Kota Kecil nan Cantik di Korea Selatan, Kalau ke Sini Jangan Kaget Tiba-tiba Membayangkan Adegan di Drakor Kesayangan

2. Dakbal
Sebagian orang Indonesia mungkin tidak merasa kuliner Korea Selatan ini ekstrem.

Tidak berarti semua orang bisa makan dakbal atau ceker ayam dalam bahasa Indonesia.

Di sana, ceker ayam dinikmati dengan diberi bumbu gochujang kemudian dimasak sampai matang.

Dakbal banyak dijual di tenda kaki lima. Dinikmatinya bisa begitu saja atau dimakan dengan lauk lain.

Baca Juga: Cara Hemat Backpacking ke Korea Selatan, Paling Pertama Manfaatkan Tur Gratis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: 90dayskorean.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini