Kabar BUMN - Setelah diadopsi dari kuliner Tiongkok, bakso menjadi bagian dari kuliner Indonesia.
Dalam bahasa Hokian, kota asal kuliner ini, bakso bisa diartikan makanan yang terbuat dari daging babi.
Salah satu perubahan bakso versi Indonesia dari resep aslinya adalah penggunaan daging yang halal.
Daging yang digunakan berbeda-beda tiap daerah, inilah yang menciptakan keragaman bakso Indonesia.
Baca Juga: Datang dari China, Makanan Ini Dimodifikasi dan Menjadi Jajanan Pasar di Indonesia
1. Bakso cuanki
Bakso cuanki berasal dari Bandung. Cuanki ini sejatinya merk dagang panganan dim sum berkuah.
Yaitu Bakso Tahu Kuah Choan Kie. Pabriknya di Cimahi.
Sejumlah mantan pegawai Choan Kie kemudian membuat ramuan bakso yang mirip dinamakan cuanki.
Dijajakan berkeliling, cuanki pun semakin dikenal dan akhirnya meluas jadi panganan khas di Bandung.
2. Bakso Malang
Sesuai namanya, bakso ini dari Malang. Isiannya bakso sapi, siomay kukus, tahu rebus, dan pangsit kering.
Bakso malang awalanya dikreasikan imigran China Malaysia, Tjon Moeslim tahun 1939, yang berjualan di alun-alun.
Pembeda bakso ini dengan bakso lain adalah proses pembuatannya.
Dengan tangan, daging dan bahan lain dicampur dan diaduk rata kemudian digiling dan dipukul-pukul sampai kenyal.
Artikel Terkait
Tempat Makan Mie Bakso yang Rasanya Paling Juara di Bandung, Pilihan Bakso atau Isiannya Bervariasi
5 Rekomendasi Bakso Terenak di Solo, Kuliner yang Wajib Dicoba
Pas Dimakan Dikala Hujan, Nikmatnya Bakso Aci Tulang Rangu khas Garut yang Kini Jadi Bisnis Kuliner Para Artis
5 Rekomendasi Bakso Aci Terenak di Kota Jakarta, Dari Warung Biasa hingga Kelas Cafe
Tidak Pernah Sepi, Ini 4 Tempat Makan Bakso Legendaris di Tasikmalaya