Bangunan baru kemudian didirikan dan selesai pembangunannya di tahun 1869.
Baca Juga: 3 Wisata Pantai di Kabupaten Kulon Progo, Pesona Unik Laut Barat Yogyakarta
Istana Kepresidenan Yogyakarta
Bangunan baru tersebut yang jadi gedung utama atau Ruang Garuda dari Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Istana ini sendiri terdiri atas 26 bangunan.
Di antaranya, Gedung Agung, Wisma Negara, Wisma Indraphrasta, Wisma Bumiretawu, dan Wisma Saptapratala.
Tahun 1995, ada penambahan Kompleks Seni Sono, yang dulunya bangunan milik Departemen Penerangan.
Baca Juga: 5 Bukit Tinggi di Yogyakarta yang Strategis untuk Memandangi Keindahan Matahari Terbenam
Menerima tamu negara
Gedung utama atau Ruang Garuda sejak awal didirikan tidak pernah berubah.
Ruang ini berfungsi untuk menyambut tamu negara atau tamu agung lainnya.
Saat ibu kota pindah ke Yogyakarta, ruang ini berfungsi sebagai tempat pelantikan Kabinet Republik.
Baca Juga: Drini Park, Tempat Wisata Pantai Terbaru di Gunungkidul Yogyakarta
Di dekat Ruang Garuda, terdapat Ruang Soedirman.
Di sinilah Panglima Besar Soedirman meminta izin meninggalkan Yogyakarta untuk gerilya melawan Belanda.
Ruang lain di Gedung Utama adalah ruang Ruang Jamuan Makan untuk menjamu tamu negara.
Baca Juga: Rekomendasi Penginapan Murah dan Aesthetic di Yogyakarta untuk Liburan Tak Terlupakan
Artikel Terkait
Istana Pura Mangkunegaran Jadi Cagar Budaya Pertama Gunakan Listrik EBT
Kafe Istana Merdeka, Lokasi di Daerah Pejabat dengan Harga Merakyat
4 Tempat Makan Gudeg di Yogyakarta yang Paling-Paling, Paling Lezat, Paling Tua, Paling Unik, Paling Pedas
Masih Jarang Dilirik, Ini Candi yang Kurang Dikenal di Yogyakarta
5 Jenis Gudeg di Yogyakarta dan Semarang, Tidak Melulu Terbuat dari Buah Nangka dan Manis