Kabar BUMN - Kuliner baru boleh saja terus bermunculan, tetapi yang tradisional dan tua tetap saja eksis.
Termasuk kuliner tradisional yang dulu lebih banyak dinikmati masyarakat kalangan bawah.
Tidak sedikit kuliner tradisional kalangan bawah tersebut yang kini menjadi kuliner kesukaan banyak orang.
1. Ikan Asin
Ikan asin dulu identik dengan menu masyarakat bawah yang tidak mampu membeli ikan segar tiap hari.
Sebagai gantinya dibelilah ikan-ikan kecil yang diasinkan. Selain ekonomis, ini lebih tahan lama.
Sekarang ikan asin jadi menu khas Indonesia.
Mulai warteg hingga restoran memasukkan ikan asin dalam menu mereka.
2. Sate Kere
Dari namanya saja sudah menunjukkan kalau sate ini ditujukan untuk masyarat kelas bawah.
Dalam bahasa Jawa kere artinya miskin.
Sate kere dibuat dari tempe gembus untuk menggantikan daging sapi yang zaman dulu tidak mampu terbeli.
Sekarang penikmatnya sangat beragam. Sate kere banyak ditemui di Pasar Beringharjo,Yogyakarta.
Baca Juga: Rekomendasi Sate Kere Terenak di Solo, Dua Diantaranya Favorit Presiden Jokowi
3. Sego goreng resek
Resek dalam bahasa Jawa artinya sampah. Nasi goreng ini khas kota Malang, Jawa Timur.
Artikel Terkait
6 Kuliner Khas Banda, Maluku, Padukan Kekayaan Hasil Laut dan Rempahnya
6 Kuliner Khas Pontianak Selain Choi Pan, Kental Pengaruh Kuliner Tiongkok
Kudapan Khas Bugis Sulawesi Selatan, Didominasi Bahan dari Tepung Beras Ketan dengan Rasa Manis
Sudah Minum Kopi? Ini 6 Sajian Kopi dengan Racikan Unik Khas Nusantara, Kental Rasa Kedaerahan
5 Jenis Asinan Khas Indonesia, Berbeda Isi, Rasa Sama Menyegarkan
6 Kuliner Khas Bantul, Yakin Deh 1 Atau 2 Kuliner Ini Belum Pernah Anda Ketahui Sebelumnya