Kepiting diberi bumbu setelahnya diasapi hingga kering.
Menu ini biasanya dihidangkan pada bulan Mei sampai Juni di saat panen kepiting.
Bato hambae lebih nikmat dimakan dengan nasi panas.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Suku Tengger, Mudah Ditemukan di Kaki Gunung Semeru dan Bromo
4. Gowi Nifufu
Menu ini terbuat dari ubi ungu yang sudah dihancurkan.
Setelah itu diberi kelapa, gula merah dan garam.
Terakhir dibungkus bulu damo atau daun khas Nias.
Zaman dulu gowi nifufu sering dijadikan makanan utama karena sulit mendapatkan beras.
Baca Juga: Selain Bakso, Ini Kuliner yang Wajib Dicicipi Saat Berlibur ke Malang
5. Niowuru
Kuliner yang satu ini terbuat dari daging babi yang dilumuri garam dan diawetkan beberapa hari.
Daging babi ini memiliki tekstur yang kering dan keras dengan aroma daging yang tajam.
Niowuru sering dijadikan makanan cadangan ketika tidak ada lauk di rumah.
Sebagai besar penduduk Nias selalu menyimpan niowuru di dapurnya.
Baca Juga: 7 Kuliner Khas Pati: Mulai dari Nasi Gandul yang Gurih sampai Sego Tewel yang Terkenal
Artikel Terkait
Bukan di Lapangan Biasa, Ini 5 Lokasi Unik yang Pernah dan Hampir Selalu Menjadi Lokasi Upacara 17 Agustus
Wisata Sejarah ke Bekas Pabrik Gula di Solo Raya, Menilik Sisa-Sisa Kejayaan Produksi di Masa Lalu
4 Bakeri Kekinian di Bandung, Viral di Medsos dan Sudah Diantre Sebelum Buka
Dufan Ancol Hadirkan Promo Paket Hemat Mulai dari Rp175 Ribu Selama Agustus 2024, Yuk Datang Ramai-ramai!
Jauh dari Hiruk Pikuk, Ini Rekomendasi Kota Kecil di Pinggiran Tokyo yang Menawarkan Nuansa Tradisional yang Kental
5 Fakta Unik Jalan Malioboro, Yogyakarta, yang Belum Banyak Diketahui Orang