Dibangun dari Telur dan Pasir, Benteng Tempilang di Bangka Mampu Melindungi Timah dari Penjarahan Bajak Laut

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 17:00 WIB
Benteng Tempilang di Bangka merupakan warisan sejarah yang sudah berdiri sejak abad 17. (goodnewsfromindonesia.com)
Benteng Tempilang di Bangka merupakan warisan sejarah yang sudah berdiri sejak abad 17. (goodnewsfromindonesia.com)

Dinding Benteng Tempilang terbuat dari telur dan pasir. (google maps/TjanSanakHuma via travelingyuk.com)

Panglima Angin
Dibandingkan benteng-benteng warisan Belanda lainnya, Benteng Tempilang terbilang kecil.

Ukurannya 80 meter x 80 meter atau sekitar luas lapangan sepakbola.

Benteng dibangun dengan konsep mahligai yang memiliki 4 pintu.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Pantai di Bangka, Nikmati Suasana Tenang Pantai Jambosag dengan Pemandangan Alam yang Memesona

Selain berfungsi sebagai tempat pertahanan, benteng ini dibangun sebagai gudang.

Hasil tambang disimpan di benteng ini untuk mencegah dari penjarahan.

Pada perkembangannya benteng kemudian dilengkapi juga dengan meriam.

Setiap benteng dijaga seorang panglima yang bergelar Panglima Angin.

Baca Juga: Danau Kaolin, Bekas Tambang yang Menjelma Jadi Tempat Wisata Cantik Andalan di Bangka Belitung

Lapangan rumput yang luas
Saat ini tidak banyak yang tersisa dari Benteng Tempilang.

Hanya bisa tampak sebagian dinding saja yang tersebar di lapangan rumput yang luas.

Meskipun begitu, sisa bangunannya terlihat sangat cantik dan klasik.

Masih tersisa parit-parit tambang timah.

Baca Juga: 5 Kuliner yang Direkomendasikan di Bangka, Rempah dan Pengaruh Kuliner Tiongkok Mendominasi Kelezatannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini