Kissaten: Di Tempat Minum di Jepang Ini Orang Dilarang Berisik dan Tertawa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Kissaten berkembang pesat di era Showa (1926-1989), masa di mana Jepang dalam proses menjadi negara industri modern.  (melscoffeetravels.com)
Kissaten berkembang pesat di era Showa (1926-1989), masa di mana Jepang dalam proses menjadi negara industri modern. (melscoffeetravels.com)

Baca Juga: Tempat-tempat di Kyoto yang Wajib Disinggahi Saat Wisata ke Jepang

Hanya beberapa yang masih bertahan dan selalu jadi favorit masyarakat Tokyo.

Umur pelanggannya kebanyakan sudah lebih dari 70 tahun.

Lokasi kissaten banyak berada di basement gedung, tetap dengan gaya retro era Showa.

Ruangan didekor hingga ke langit-langit. Interior dan furniture didominasi warna cokelat dan klasik.

Baca Juga: 4 Konbini Terkemuka di Jepang, Tiap Brand Punya Keunggulan dan Keunikan Masing-masing

Kissaten mempertahankan gaya retro. Ruangan didekor hingga ke langit-langit. Interior dan furniture didominasi warna cokelat dan klasik. (culinarybackstreets.com)

Interior bergaya lawas
Selain meja dan kursi, tersedia meja bar di mana pengunjung bisa melihat proses peracikan minuman.

Kissaten tidak menggunakan mesin pembuat kopi modern tetapi dengan cara tradisional.

Kebanyakan tempat ini mempertahankan peralatan lamanya, seperti teko dengan leher angsa dari tembaga.

Baca Juga: Bebas dari Overtourism, Ini Kota-kota Kecil di Jepang yang Tidak Terlalu Ramai Turis dan Berbiaya Hidup Rendah

Sementara seluruh hidangan, baik minuman dan makanan, disajikan dengan peralatan porselen.

Kalau ingin tambah minuman, pelayan akan datang dan menuangkan minuman ke cangkir tamu.

Karena dirancang sebagai tempat minum, pilihan makanan di kissaten sangat terbatas.

Baca Juga: 6 Lokasi di Jepang yang Menjadi Inspirasi Film Produksi Studio Ghibli, Datang ke Sini Seakan-akan Masuk dalam Kisah Animasi

Menu klasik di kissaten antara lain aneka cake, roti bakar dan curry rice.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: timeout.com, melscoffeetravel.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini