Kuliner Nusantara yang Dihidangkan Saat Perayaan Maulid Nabi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 11 September 2024 | 08:30 WIB
Proses memasak kuah beulangong hanya dilakukan kaum pria dan biasanya dimasak di masjid. (pariwisataindonesia.id)
Proses memasak kuah beulangong hanya dilakukan kaum pria dan biasanya dimasak di masjid. (pariwisataindonesia.id)

Kuliner ini terbuat dari kuah gulai merah dimasak dengan daging sapi atau kambing ditambah nangka muda.

Proses memasaknya dilakukan di tengah sawah dan setelah itu dinikmati bersama-sama.

Baca Juga: 10 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari Berbagi Ucapan Penuh Makna dan Doa

Bentuk segitiga di ketupat sumpil memiliki makna yang mendalam. (jejakbocahilang.wordpress.com)

3. Ketupat sumpil
Sama saja dengan ketupat biasa, tetapi kuliner dari Kendal ini bentuknya limas segitiga.

Limas segitiga terjemahan dari konsep Tuhan dan Alam sekitarnya.

Pada hari Maulid Nabi, masyarakat Kendal saling mengirimkan ketupat sumpil untuk tetangga.

Tradisi ini dimulai Sunan Kalijaga saat hendak menyebarkan dakwah Islam.

Baca Juga: Beragam Tradisi Maulid Nabi Muhammad di Indonesia: Merayakan Kelahiran Nabi dengan Keunikan Lokal

4. Nasi Kebuli
Di perayaan Maulid Nabi, masyarakat Betawi akan menghidangkan nasi kebuli.

Kuliner ini mendapat pengaruh kuat dari Timur Tengah.

Nasi kebuli dimakan dengan kambing goreng dengan taburan kismis dan kacang mete.

Tradisi ini dipengaruhi para habib keturunan Arab Betawi yang sudah tinggal di Jakarta sejak abad 18-an.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Religi di Kediri untuk Mengisi Libur Maulid Nabi

5. Ampyang maulid
Ampyang maulid selalu hadir pada setiap perayaan Maulid Nabi di Wali Loram, Kudus, Jawa Tengah.

Dalam bahasa Jawa ampyang adalah kerupuk dari terigu yang berbentuk bulat dengan aneka rasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini