Wisata ke Museum Satriamandala, Jakarta, Belajar Sejarah Perjuangan Tentara Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:30 WIB
Museum Satriamandala akan lebih ramai di hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia tanggal 5 Oktober. (Wikimedia Commons via orami.co.id)
Museum Satriamandala akan lebih ramai di hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia tanggal 5 Oktober. (Wikimedia Commons via orami.co.id)

Bahkan sejak nama kesatuan ini masih Tentara Keamanan Rakyat atau TKR di tahun 1945.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Dukung TNI AD dalam Adopsi Teknologi Digital Industri Maritim 4.0

Seperti diorama perjuangan TNI saat menghadapi kelompok separatis DI/TII.

Ada pula diorama sejarah kelahiran TNI, pembacaan proklamasi, pertempuran Palagan Ambarawa, dan Pertempuran Surabaya.

Beberapa atribut ketentaraan, panji, dan lambang di TNI juga dipamerkan.

Misalnya, tanda kehormatan atau penghargaan bagi anggota TNI yang berjasa di operasi militer.

Baca Juga: Fakta Unik Seputar Hotel Majapahit Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Pemuda Pahlawan di 10 November 1945

Selain di dalam ruangan, bisa didapati juga koleksi Museum Satriamandala yang dipajang di luar ruangan. (Tripadvisor)

Koleksi senjata
Di Museum Satriamandala, orang juga bisa melihat peninggalan dari petinggi militer.

Mulai dari Jenderal Soedirman, Jenderal Oerip Soemohardjo, Jenderal AH Nasution sampai Jenderal Soeharto.

Mulai dari seragam, tas, bintang jasa, tongkat, sampai dengan tandu yang pernah digunakan Jenderal Soedirman.

Baca Juga: Museum Gedung Perundingan Linggarjati, Kuningan, Saksi Sejarah Perjuangan Diplomatik Pertama Indonesia Setelah Memproklamirkan Kemerdekaannya

Di sini juga dipajang sejumlah piala penghargaan internasional dan kompetisi yang diterima TNI.

Bagian menarik dari museum ini adalah koleksi senjata berat dan ringan serta kendaraan perang yang pernah digunakan TNI.

Koleksinya tidak hanya dipajang di dalam ruangan tetapi juga di luar museum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini