Kabar BUMN - Museum Perumusan Naskah Proklamasi termasuk tempat wisata yang ramai jelang perayaan 17 Agustus.
Untuk menyambut hari istimewa bangsa Indonesia ini, Museum Perumusan Naskah Proklamasi juga biasanya akan “bersolek”.
Tidak jarang digelar kegiatan sehingga perayaan 17 Agustus di Museum Perumusan Naskah Proklamasi lebih semarak.
Di peringatan hari kemerdekaan ke-79 Indonesia ini tidak ada salahnya untuk mengunjungi museum tersebut.
Baca Juga: 4 Monumen Ikonik yang Didirikan untuk Mengenang Jasa Pejuang Meraih Kemerdekaan Indonesia
Bekas rumah Laksmana Maeda
Museum Perumusan Naskah Proklamasi adalah tempat di mana naskah proklamasi pertama kali dikonsepkan hingga selesai diketik.
Museum yang berlokasi di jalan Imam Bonjol ini dulunya rumah Laksmana Taadashi Maeda.
Ia menjabat Kepala Penghubung antara Angkatan Laut dan Angkatan Darat pada masa penjajahan Jepang.
Baca Juga: 15 Kutipan Inspiratif dari Tokoh Perjuangan untuk Memperingati HUT RI ke-79
Laksamana Maeda tentara Jepang yang dekat dengan pemuda Indonesia.
Terutama dengan Ahmad Soebarjo, salah satu perumus naskah proklamasi, selain Soekarno dan Moh. Hatta.
Bangunan gedung itu dibangun tahun 1920 dengan gaya arsitektur Eropa oleh arsitektur Belanda, JFL Blankenberg.
Baca Juga: 4 Tempat Pengasingan Tokoh Nasional di Masa Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Luas lahannya 3.914 meter persegi, sementara luas bangunan 1.128 meter persegi.
Artikel Terkait
Jalan-Jalan ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka
Berkunjung ke Cagar Budaya Monumen Serangan Umum 1 Maret di Area Museum Benteng Vredeburg Jogja
Museum Dr Soetomo, Surabaya, Tempat Mengenang Kisah Kehidupan Tokoh Pergerakan Nasional
Telisik Museum HOS Tjokroaminoto, Tokoh Penting Kebangkitan Nasional yang Pernah Menjadi Bapak Kos Presiden Soekarno