5 Modus Penipuan yang Harus Diwaspadai Karena Sering Dialami Turis di Jepang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Ilustrasi. Meskipun dikatakan aman, tidak berarti wisata di Jepang bebas dari aksi-aksi penipuan turis. Penipuan tetap terjadi. Modusnya pun beragam. (gotokyo.org)
Ilustrasi. Meskipun dikatakan aman, tidak berarti wisata di Jepang bebas dari aksi-aksi penipuan turis. Penipuan tetap terjadi. Modusnya pun beragam. (gotokyo.org)

Untuk menghindari hal ini hati-hati memilih bar dan sebaiknya membayar dengan cash saja.

Awasi proses pembuatan minuman dan jangan tinggalkan minuman tanpa diawasi.

Baca Juga: Ramen-ramen Unik yang Harusnya Paling Mudah Ditemukan di Jepang, Tidak di Tempat Lain

3. Merekrut jadi model
Penipuan ini sering ditujukan pada remaja atau pelancong perempuan. Biasanya dilakukan malam hari.

Penipu-penipu ini akan mendekati dan bertanya jika remaja atau turis perempuan itu mau jadi model.

Tawaran dan penjelasan tentang rekrutmen modeling itu sangat meyakinkan.

Akhirannya, korban akan dijadikan model video porno atau maid cafe atau bar.

Baca Juga: Souvenir Khas Jepang yang Lebih Otentik Jika Dibeli di Tokyo

4. Sumbangan yayasan amal
Hati-hati bila ada yang mendekat dengan alasan mencari sumbangan untuk yayasan amal.

Banyak orang yang tersentuh dan ingin menyumbang.

Ketika hendak menyumbang mereka memaksakan dalam jumlah tertentu secara intimidatif.

Baca Juga: 4 Yokocho atau Gang Kecil di Tokyo yang Sarat Romantisme Jepang di Masa Lalu, Surganya Makanan dan Hiburan

5. Pendeta Buddha
Selain di Jepang, penipuan ini juga terjadi di beberapa negara Asia yang mayoritas beragama Buddha.

Modusnya, orang berpakaian pendeta Buddha akan menawarkan jimat kecil.

Setelah turis menerima jimat tersebut, ia memaksa untuk mendapatkan uang sumbangan.

Ketika melihat orang berpakaian seperti pendeta Buddha sebaiknya menghindari saja.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: godigit.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini