Terumbu karang di sini sangat terawat dan menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan tropis serta biota laut lainnya.
Pulau Hatta juga memiliki suasana yang tenang dan damai, cocok untuk bersantai setelah seharian berpetualang.
Hari Ketiga: Jelajah Budaya dan Cinderamata
1. Pasar Tradisional Banda
Di hari terakhir, sempatkan diri untuk mengunjungi pasar tradisional Banda.
Di sini, Anda bisa menemukan berbagai produk lokal, terutama pala dan fuli (selaput biji pala), yang menjadi komoditas utama Banda Neira.
Anda juga dapat membeli cinderamata khas seperti kain tenun tradisional atau produk rempah-rempah yang diolah oleh penduduk setempat.
Selain itu, berinteraksi dengan penduduk lokal di pasar ini akan memberikan Anda pengalaman budaya yang autentik.
Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Sukabumi yang Tidak Boleh Dilewatkan
2. Museum Banda Neira
Sebelum meninggalkan Banda Neira, kunjungi Museum Banda yang terletak di pusat kota.
Museum ini menyimpan berbagai artefak sejarah, seperti dokumen-dokumen perdagangan rempah-rempah, peta kuno, dan peninggalan masa penjajahan Belanda.
Kunjungan ke museum ini akan melengkapi pengetahuan Anda tentang sejarah Banda Neira sebagai pusat perdagangan rempah dunia pada masa lampau.
Baca Juga: 6 Camilan Khas Padang, Sumatra Barat, yang Tidak Kalah Menariknya dari Makanan Beratnya
Artikel Terkait
Pesona Gunung Api Banda, Wisata Andalan di Banda Neira yang Jadi Saksi Bisu Masa Penjajahan di Maluku
Bukber Sambil Healing di Banda Neira-nya Boyolali, Kafe Syahdu Ini Suguhkan Pemandangan Perahu Berlalu-lalang di Waduk Cengklik
Selain Harga Tiket Pesawat, Liburan ke Banda Neira Tidak Mahal-mahal Amat, Ini Perkiraan Biayanya
Jalan-Jalan ke Rumah Pengasingan Tokoh Perjuangan Kemerdekaan di Banda Neira
Pesona Peninggalan Kolonial di Banda Neira, Indah dan Kaya Sejarah