Kabar BUMN - Ukurannya Candi Ratu Boko boleh lebih kecil dibandingkan Candi Prambanan atau Candi Borobudur.
Tetapi kecantikan dan keanggunan Candi Ratu Boko tidak kalah dari yang lainnya.
Terlebih Candi Ratu Boko menyimpan cerita sejarah panjang dan aura mistis juga.
1. Kombinasi antara Hindu dan Buddha
Lokasinya di atas bukit berketinggian 196 meter. Sekitar 5,7 kilometer atau 13 menit dari Candi Prambanan.
Tepatnya di Kelurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman.
Candi ini diperkirakan didirikan di masa Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra dari Kerajaan Medang.
Di dalam Candi Ratu Boko terdapat vihara Buddha yang diberi nama Abhayagiri.
Baca Juga: Ciri Candi Buddha dan 3 Struktur Bangunan Utama: Arupadhatu, Rupadhatu, Kamadhatu
Pada masa itu Rakai ingin turun tahta dan membaktikan sisa hidupnya untuk agama.
Namun abad ke-9, Abhayagiri diubah fungsi menjadi istana oleh Rakai Walaing Pu Kumbhayoni.
Ia beragama Hindu dan sering mengadakan ibadah sesuai agamanya.
Karena itu juga Candi Ratu Boko mengalami perpaduan antara agama Buddha dan Hindu.
Artikel Terkait
5 Bukti Kejayaan Kerajaan Majapahit di Masa Lalu, Mulai dari Candi sampai Prasasti
Serba-serbi Candi Cetho, Candi Hindu Penuh Misteri di Lereng Gunung Lawu
Jelajah Candi di Jawa Barat, Candi Tertua di Pulau Jawa Ternyata Berada di Karawang
4 Relief Penting di Candi Borobudur yang Memuat Kisah Mendalam Tentang Kehidupan
Melihat Sunset di Candi Ijo, Salah Satu Spot Terbaik untuk Menyaksikan Matahari Terbenam di Yogyakarta
5 Candi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi, Recomended untuk Wisata Sembari Belajar Sejarah Peradaban Masa Lalu