Kabar BUMN - Ada kalanya seseorang melakukan perjalanan dinas dengan atasan.
Tapi harus diakui, tidak semua orang senang melakukan perjalanan dinas dengan atasan, sekalipun diselingi wisata.
Kekhawatiran yang paling mendasar biasanya takut selama perjalanan dinas harus terus menyenangkan atasan.
Tidak perlu begitu, pahami saja peraturan tak tertulis tentang perjalanan dinas dengan atasan.
Baca Juga: 5 Aplikasi yang Perlu Dimiliki Kalau Ingin Traveling dalam Grup, Anti Drama dan Anti Konflik
1. Ada kesepakatan yang jelas
Persiapan segala sesuatunya jauh-jauh hari, termasuk membuat kesepakatan kerja yang jelas.
Tanyakan atasan tentang target dan harapan dari perjalanan dinas.
Atur secara detail perkara teknis. Seperti pembagian kamar, pembayaran makan, transportasi, dan lain-lain.
Baca Juga: 6 Langkah Bagi Orang Introvert Agar bisa Solo Traveling dengan Nyaman
Apa yang ditanggung kantor dan yang menjadi tanggung jawab sendiri?
Buat juga jadwal harian. Ini akan memudahkan pihak yang terlibat tahu agenda kerja setiap harinya.
Jika ada waktunya, jangan lupa memasukkan jadwal acara bebas.
Diskusikan jika di waktu ini mungkin dimanfaatkan sendiri-sendiri atau jika harus bersama idealnya kesepakatan bersama.
Baca Juga: Aplikasi Wajib Unduh dan Gunakan untuk Mempermudah Kesempatan Traveling
Artikel Terkait
6 Cara Menghindari Kecemasan Saat Dipanggil Atasan, Selain Berdoa
5 Cara Menghadapi Atasan Yang Banyak Tuntutan, Salah Satunya Jangan Takut Bertanya
10 Ciri-ciri Atasan atau Bos Toxic yang Perlu Diwaspadai
Jika Atasan Terus-terusan Limpahkan Pekerjaan Tambahan, Ini Cara Menolak Dengan Sopan
Wajib Tahu, Panduan Mengirim Chat Profesional pada Klien atau Atasan
Alih-alih Stres, Optimalkan Kesempatan Traveling dengan Atasan untuk Menunjukkan Kemampuan yang Tidak Bisa Dilakukan di Kantor