5 Poin yang Harus Diperhatikan Saat Perjalanan Dinas dengan Atasan, Setengah Bekerja Setengah Liburan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 6 November 2024 | 22:00 WIB
Ilustrasi. Saat traveling dengan atasan, tunjukan sebagai anak buah, Anda bisa diandalkan, cepat beradaptasi, dan punya wawasan luas. (Freepik/pch.vector)
Ilustrasi. Saat traveling dengan atasan, tunjukan sebagai anak buah, Anda bisa diandalkan, cepat beradaptasi, dan punya wawasan luas. (Freepik/pch.vector)

Kabar BUMN - Ada kalanya seseorang melakukan perjalanan dinas dengan atasan.

Tapi harus diakui, tidak semua orang senang melakukan perjalanan dinas dengan atasan, sekalipun diselingi wisata.

Kekhawatiran yang paling mendasar biasanya takut selama perjalanan dinas harus terus menyenangkan atasan.

Tidak perlu begitu, pahami saja peraturan tak tertulis tentang perjalanan dinas dengan atasan.

Baca Juga: 5 Aplikasi yang Perlu Dimiliki Kalau Ingin Traveling dalam Grup, Anti Drama dan Anti Konflik

1. Ada kesepakatan yang jelas
Persiapan segala sesuatunya jauh-jauh hari, termasuk membuat kesepakatan kerja yang jelas.

Tanyakan atasan tentang target dan harapan dari perjalanan dinas.

Atur secara detail perkara teknis. Seperti pembagian kamar, pembayaran makan, transportasi, dan lain-lain.

Baca Juga: 6 Langkah Bagi Orang Introvert Agar bisa Solo Traveling dengan Nyaman

Apa yang ditanggung kantor dan yang menjadi tanggung jawab sendiri?

Buat juga jadwal harian. Ini akan memudahkan pihak yang terlibat tahu agenda kerja setiap harinya.

Jika ada waktunya, jangan lupa memasukkan jadwal acara bebas.

Diskusikan jika di waktu ini mungkin dimanfaatkan sendiri-sendiri atau jika harus bersama idealnya kesepakatan bersama.

Baca Juga: Aplikasi Wajib Unduh dan Gunakan untuk Mempermudah Kesempatan Traveling

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini