Kuliner Gianyar, Hadirkan Keragaman Bahan Lokal dengan Rasa Unik Menggoda Selera

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Desember 2024 | 11:30 WIB
Nasi tepeng khas Gianyar, Ubud, Bali. (indonesiatraveler.id)
Nasi tepeng khas Gianyar, Ubud, Bali. (indonesiatraveler.id)

Baca Juga: Suwat Waterfall, Air Terjun Tersembunyi di Gianyar yang Belum Banyak Diketahui Turis Bali

3. Topong
Topong terbuat dari beras, garam, minyak kelapa asli, yang diberi bumbu rempah.

Semua itu dimasukkan ke dalam daun bambu yang diikat tali dan dikukus selama 3-4 jam.

Menu ini dari Peliatan, Ubud, bisa dinikmati begitu saja atau dengan lauk, serundeng, sayuran, dan sambal.

Proses pembuatan topong cukup lama sehingga semakin sulit ditemukan lagi di kawasan Ubud.

Baca Juga: Air Terjun Instagenic di Gianyar Bali, Jadi Destinasi Liburan yang Cocok untuk Menyegarkan Pikiran

4. Jukut ares
Dalam bahasa Bali jukut artinya sayur dan ares artinya anak batang pisang.

Sayur ini terbuat dari anak batang pisang yang dimasak dengan kuah dari kaldu tulang.

Kuahnya yang kental dengan bumbu rempah memberikan rasa hangat dan cita rasa gurih.

Jukut ares paling cocok dinikmati saat udara dingin.

Baca Juga: Wisata Mata Air Cimincul, Tempat Renang Nuansa Alam di Subang dengan Harga Terjangkau, Vibes-nya Berasa di Ubud Bali

5. Nasi tepeng
Namanya memang nasi, tapi secara tekstur nasi tepeng lebih mirip bubur.

Kuliner ini terbuat dari beras yang dimasak dengan santan, daun salam, serai dan kunyit.

Nasi tepeng disajikan dengan kacang panjang, kacang merah, nangka muda, kelapa parut, terong, dan sayuran lainnya.

Biasa untuk sarapan, nasi tepeng bisa ditemukan di pasar dan sejumlah tempat makan di Gianyar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini