Baca Juga: Suwat Waterfall, Air Terjun Tersembunyi di Gianyar yang Belum Banyak Diketahui Turis Bali
3. Topong
Topong terbuat dari beras, garam, minyak kelapa asli, yang diberi bumbu rempah.
Semua itu dimasukkan ke dalam daun bambu yang diikat tali dan dikukus selama 3-4 jam.
Menu ini dari Peliatan, Ubud, bisa dinikmati begitu saja atau dengan lauk, serundeng, sayuran, dan sambal.
Proses pembuatan topong cukup lama sehingga semakin sulit ditemukan lagi di kawasan Ubud.
Baca Juga: Air Terjun Instagenic di Gianyar Bali, Jadi Destinasi Liburan yang Cocok untuk Menyegarkan Pikiran
4. Jukut ares
Dalam bahasa Bali jukut artinya sayur dan ares artinya anak batang pisang.
Sayur ini terbuat dari anak batang pisang yang dimasak dengan kuah dari kaldu tulang.
Kuahnya yang kental dengan bumbu rempah memberikan rasa hangat dan cita rasa gurih.
Jukut ares paling cocok dinikmati saat udara dingin.
5. Nasi tepeng
Namanya memang nasi, tapi secara tekstur nasi tepeng lebih mirip bubur.
Kuliner ini terbuat dari beras yang dimasak dengan santan, daun salam, serai dan kunyit.
Nasi tepeng disajikan dengan kacang panjang, kacang merah, nangka muda, kelapa parut, terong, dan sayuran lainnya.
Biasa untuk sarapan, nasi tepeng bisa ditemukan di pasar dan sejumlah tempat makan di Gianyar.***
Artikel Terkait
Wajib Coba! Rekomendasi 6 Kuliner Khas Tawangmangu
Kuliner Ekstrem dari Gunungkidul, Rata-rata dari Hewan di Sekitar yang Dipercaya Kaya Protein
4 Tempat Makan di Banjarmasin untuk Menikmati Kuliner Khas Banjar yang Otentik
Kuliner Khas Kepulauan Natuna, Maksimalkan Kekayaan Hasil Lautnya yang Melimpah
Nikmati Ragam Kuliner Khas Kebumen yang Bikin Kamu Ketagihan
4 Kuliner Gorontalo yang Tidak Kalah Lezat dari Daerah Tetangganya, Masih Didominasi Rasa Pedas dan Ikan