Tips Menjaga Keseimbangan Antara Waktu Kerja dan Santai Pekerja Hybrid di Tempat Liburan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 10 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Dibutuhkan disiplin dan perencanaan yang baik agar kerja sistem hybrid tidak memperburuk performa kerja. (Pexels/Pavel Danilyuk)
Ilustrasi. Dibutuhkan disiplin dan perencanaan yang baik agar kerja sistem hybrid tidak memperburuk performa kerja. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Bisa di kamar hotel, kafe, perpustakaan, atau taman. Yang penting bebas dari gangguan.

Siapkan semua kebutuhan agar tidak perlu hilir mudik dan menghabiskan waktu.

Bisa juga kenakan baju kerja. Ini memberikan sinyal pada tubuh kalau sedang bekerja.

Baca Juga: Etika Nongkrong dan Bekerja di Coffee Shop Agar Tidak Mengganggu dan Kena Omelan Tamu Lain

3. Luangkan waktu untuk makan siang
Sesibuk apa pun, sempatkan istirahat makan siang. Ini penting untuk charging energi dan mental.

Usahakan jangan bekerja sambil makan karena tidak bisa rileks.

Bila sedang kerja di kafe, matikan dulu laptop.

Baca Juga: Kebiasaan Buruk Saat Jadwalnya Makan Siang yang Sebaiknya Harus Segera Dihindari

Coba pindah meja dan makan siang dengan rileks.

Kalau kerja di kamar hotel atau di tempat lain, berhenti dulu. Cari tempat makan di luar.

Alokasikan waktu makan dengan tepat.

Sebaiknya tidak lebih dari 90 menit. Selesai makan kembali bekerja.

Baca Juga: Jangan Biasakan Makan Siang di Meja Kerja, Ternyata Banyak Efek Buruknya

4. Maksimalkan waktu berlibur
Kelemahan kerja hybrid kadang orang tidak punya batasan yang jelas kapan harus berhenti kerja.

Orang secara fleksibel menerima telepon dan membalas email di tempat wisata.

Tetapkan batasan yang jelas. Tolak membalas email atau chat tentang kerjaan di luar jam kerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: calender.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini