Sejarah di Balik Lagu-Lagu Natal yang Legendaris, Sudah Dilagukan Sejak Abad ke 16

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 25 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Akar dari Christmas carol ternyata sudah muncul sejak abad pertengahan. Meskipun hanya satu lagu saja. (Pexels/Blue Ox Studio)
Ilustrasi. Akar dari Christmas carol ternyata sudah muncul sejak abad pertengahan. Meskipun hanya satu lagu saja. (Pexels/Blue Ox Studio)

Baru tahun 1859 seorang pendeta Episcopal Amerika menerjemahkannya dalam bahasa Inggris.

Kepopuleran lagu ini meluas dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia.

Baca Juga: 10 Contoh Ucapan Selamat Natal Menyentuh Hati yang Cocok Dijadikan Caption Instagram

3. Gita Surga Bergema
Judul aslinya Hark The Herald Angels Sing. Lagu Natal ini ciptakan pendeta Metodis, Charles Wesley tahun 1739.

Ia ingin membuat lagu Natal dengan irama syahdu namun saat itu kurang cocok dan tidak populer.

Tahun 1840 melodinya diubah dengan mengadaptasi lagu dari komposer Felix Mendelssohn.

Jadilah iramannya bergembira seperti yang dikenal sekarang.

Baca Juga: Tradisi Natal Unik dari Seluruh Dunia: Dari Makan Ayam Goreng hingga Menghias Pohon Natal dengan Sarang Laba-laba

4. Hai Dunia, Bergembiralah
Ini merupakan salah satu lagu Natal yang diciptakan komposer terkenal George F Handel.

Aslinya berjudul Joy to The World. Awalnya liriknya sebuah hymne Inggris kuno yang ada tahun 1719.

Di masa selanjutnya, melodinya diaransemen ulang oleh George F Handel.

Ia menambahkan dengan sejumlah lirik yang diambil dari kitab Mazmur dan Kejadian.

Baca Juga: Ide Hampers Natal 2024 yang Elegan, Cocok Dikirim untuk Sanak Saudara dan Kolega

5. Bergembiralah Saudara
Judul asli lagu ini God Rest You Merry, Gentlemen, dan merupakan lagu Natal tradisional Inggris.

Diperkirakan sudah dilagukan sejak tahun 1650. Tidak ada yang tahu siapa penciptanya.

Catatan lirik lamanya ditemukan tanpa nama dalam buletin bulanan keluaran tahun 1760.

Lirik yang asli sedikit berbeda dengan sekarang. Lirik yang dikenal sekarang sudah digubah sedikit tahun 1820.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: media.ascensionpress.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini