Baca Juga: Ingin Melakukan Perjalanan Wisata ke Gunung Bromo? Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini
4. Entas-entas
Ini ritual yang bertujuan menyucikan roh leluhur yang sudah meninggal dan berlangsung selama 3-4 hari.
Biasanya setiap keluarga yang anggota keluarganya baru meninggal akan melaksanakan ritual ini.
Waktu pelaksanaannya disesuaikan kesiapan finansial keluarga karena butuh banyak persiapan dan sesaji.
Baca Juga: 5 Spot Terindah di Bromo yang Jadi Favorit Para Fotografer, Bukan hanya Bukit Teletubbies
Rangkaian acara dimulai dari andeg-andeg, sedekah, klakah, menduduk.
Juga kayopan agung, nglukat, dan ditutup dengan wayon.
Setiap rangkaian acara memiliki makna filosofi tersendiri.***
Artikel Terkait
Indonesia Kaya! Inilah Ragam Upacara Adat di Indonesia Warisan Nenek Moyang yang Masih Dipertahankan Hingga Sekarang
Terlempar ke Masa Lalu di Desa Wisata Sade, Desa Adat Suku Sasak yang Berumur 1.500 Tahun
Pesona Wisata Budaya Kampung Adat Praijing di Sumba Barat, Keindahan Tradisi dan Alam NTT
4 Upacara Adat Yogyakarta yang Sudah Menjadi Tradisi Ratusan Tahun, Pelaksanaannya Selalu Menarik Perhatian Turis
Desa Adat Bubohu, Pesantren Alam dan Tempat Belajar Sejarah Kerajaan Gorontalo
Khidmat dan Penuh Makna, Ini Upacara Adat di Bali yang Pelaksanaannya Juga Diminati Turis