Ragam Olahan Ikan di Indonesia yang Kaya Protein dengan Rasa Menggoda, Bisa Jadi Pilihan Menu Berbuka Puasa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Maret 2025 | 11:30 WIB
Warna gelap di gabus pucung berasal dari kluwek, atau pucung dalam bahasa Betawi.  (senibudayabetawi.com)
Warna gelap di gabus pucung berasal dari kluwek, atau pucung dalam bahasa Betawi. (senibudayabetawi.com)

Banyak hotel di Bali dan kota lain di Indonesia pun sering menghidangkan sate lilit.

Sate lilit dibuat dari ikan tenggiri atau tuna ditambah udang, kelapa parut, dan sedikit santan, sampai menjadi adonan halus.

Baca Juga: Tidak Cuma Sate Lilit, Ini Beragam Sate yang Berasal dari Bali

Setelah itu diberi bumbu bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, kemiri, dan kunyit.

Adonan kemudian ditempelkan pada batang sereh dan dibakar sampai matang.

Penggunaan batang sereh membuat sate lilit lezat dengan aromanya yang sangat harum.

Baca Juga: 5 Kuliner Boga Bahari dari Kekayaan Laut yang Hanya Dapat Ditemukan di Perairan Indonesia

Arsik ikan khas masyarakat Batak, Sumatra Utara. (indonesia.travel)

3. Arsik
Masyarakat Batak, Sumatra Utara, membuat arsik dengan bahan utama ikan mas.

Ikan dibumbui bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, kunyit, asam jawa, kecombrang, dan andaliman.

Di bagian perut ikan diisi dengan sayuran seperti kacang panjang dan daun jeruk.

Baca Juga: Kuliner Ekstrem Indonesia yang Berbahan Baku Ulat, Menakutkan Tetapi Diyakini Tinggi Protein

Setelah itu dimasak dengan sedikit air dan dicampur dengan semua bumbunya.

Arsik selalu disajikan di upacara adat atau perkawinan sebagai perlambang kehormatan.

Kini arsik juga bisa didapati kapan saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini