Begitu Tuanya, Kuliner Jawa Ini Sampai Tertulis di Prasasti Kuno, dan Masih Dikonsumi Sampai Sekarang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Mei 2025 | 08:30 WIB
Urap, hidangan yang khas dengan masyarakat Jawa ini tercatat dalam Prasasti Linggasuntan. (obortimur.com)
Urap, hidangan yang khas dengan masyarakat Jawa ini tercatat dalam Prasasti Linggasuntan. (obortimur.com)

Kabar BUMN - Karena mengonsumsinya sehari-hari, mungkin tidak banyak yang tahu Indonesia punya kuliner tua.

Begitu berumurnya, kuliner tua ini sampai tertulis di prasasti-prasasti kuno.

Di antara kuliner tua tersebut, beberapa yang asal-usulnya dari Pulau Jawa.

Dan memang tidak akan menyangka kalau kuliner yang masih mudah didapati tersebut sudah setua itu.

Baca Juga: 5 Kota Tertua di Indonesia, Yang Paling Tua Umurnya 1.430 Tahun. Kota Apa Itu?

1. Urap
Kuliner yang berupa olahan sayur-mayur ini sudah ada sejak tahun 929 Masehi.

Hidangan yang khas dengan masyarakat Jawa ini tercatat dalam Prasasti Linggasuntan.

Dari dulu urap dibuat dari aneka sayuran, seperti kangkung, bayam, toge, kacang panjang, kol dan mentimun.

Baca Juga: 6 Sajian Serba Sayur Khas Indonesia, Kaya Serat, Sehat, Murah, dan Nikmat

Semuanya direbus dan dicampur dengan bumbu.

Bumbunya dari kelapa parut dibumbui bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, daun jeruk, kencur dan gula merah.

Urap bisa dimakan begitu saja atau dengan nasi dan tambahan lauk protein lagi.

Baca Juga: Beragam Kerupuk Khas Indonesia, Pelengkap Makanan yang Menambah Kekayaan dan Keunikan Kuliner Nusantara

Jadah dan juga wajik tercatat pada Kitab Nawa Ruci sekitar abad ke-14 Masehi. (minyakgorengsunco.com)

2. Jadah dan wajik
Diperkirakan jadah dan wajik sudah dibuat orang sejak zaman kerajaan Majapahit.

Keduanya tercatat pada Kitab Nawa Ruci sekitar abad ke-14 Masehi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini