Begitu Tuanya, Kuliner Jawa Ini Sampai Tertulis di Prasasti Kuno, dan Masih Dikonsumi Sampai Sekarang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Mei 2025 | 08:30 WIB
Urap, hidangan yang khas dengan masyarakat Jawa ini tercatat dalam Prasasti Linggasuntan. (obortimur.com)
Urap, hidangan yang khas dengan masyarakat Jawa ini tercatat dalam Prasasti Linggasuntan. (obortimur.com)

Jadah terbuat dari ketan dan kelapa parut yang ditumbuk sampai teksturnya halus.

Baca Juga: Inilah Daftar Kuliner Wajib Coba di Kaliurang, Jadah Tempe Tak Boleh Dilewatkan!

Sebelum dimakan, jadah biasanya digoreng atau dibakar terlebih dulu.

Bisa ditambahkan taburan serundeng.

Sementara wajik merupakan camilan dari beras ketan dan gula merah. Rasanya manis dan legit.

Baca Juga: Jadah Tempe: Kuliner Khas Jogja Favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Nasi jemblung sudah dihidangkan sejak zaman kerajaan Mataram Islam. (budaya-indonesia.org)

3. Nasi jemblung
Kuliner ini sulit ditemukan karena hanya disajikan pada perayaan adat atau upacara keagamaan.

Nasi jemblung sudah dihidangkan sejak zaman kerajaan Mataram Islam.

Ini menu yang diperuntukan bagi raja-raja Jawa atau bangsawan. Bahkan menu favorit Pakubuwono X dari Solo.

Baca Juga: Kuliner Nasi dari Jawa Tengah yang Populer, Lezat, Kaya Bumbu, dan Ikonik

Nasi Jemblung adalah nasinya yang berbentuk lubang di tengah.

Dalam bahasa Jawa jemblung artinya melingkar di tengah.

Bagian tengah itu diisi beragam lauk, seperti telur rebus, semur daging, sambal terasi, lalapan tomat dan kerupuk rambak.

Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia

Ragam dodol Garut (sketsanusantara.id)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini