Kabar BUMN - Orang Indonesia termasuk kelompok orang yang bisa cepat cocok dengan kuliner Vietnam.
Di Vietnam, selain makan di restoran, kulineran di kaki lima pun bisa banget. Lebih autentik.
Kalau takut sakit perut dan diare, ini tips untuk mencegah dan menghindarinya.
Baca Juga: 4 Jenis Sajian Kopi Vietnam, Unik Karena Ditambahkan Macam-macam Tapi Enak
1. Penjual yang ramai
Salah satu ciri penjual kaki lima yang terjamin dilihat dari keramaian pembelinya.
Semakin ramai tempatnya, semakin terjamin juga. Baik dari segi rasa maupun tingkat higienitasnya.
Bahan baku penjual berkualitas haruslah segar, apalagi kuliner Vietnam banyak menggunakan sayuran dan herba.
Karenanya perhatikan kalau semua bahannya itu masih segar atau tidak.
Baca Juga: 5 Camilan Khas Vietnam yang Mudah Ditemukan di Kaki Lima dan Pasar Tradisional
2. Tempat yang bersih
Meskipun di pinggir jalan, kebersihan tempatnya perlu diperhatikan.
Konsep penjual kaki lima di Vietnam bergaya duduk di bangku dan meja pendek yang berjajar di pinggir jalan.
Penjual yang terjamin tentunya yang lingkungan dagangnya bersih, begitu pula meja dan peralatannya.
Beberapa pedagang kaki lima bahkan ada yang menyediakan tempat untuk cuci tangan.
Baca Juga: Keragaman Kuliner Sapa, yang Tampil Unik dan Berbeda dari Kuliner Vietnam Lainnya
Artikel Terkait
Tempat Wisata di Musi Rawas, Sumatra Selatan, 4 Jam Perjalanan dari Palembang
Weekacura Waterfall, Surga Tersembunyi di Tengah Sawah Sumba yang Bikin Jatuh Hati
Pantai Poganda, Tempat Wisata Andalan Banggai Kepulauan yang Punya Pesona Memikat
4 Kuliner Khas Palembang Selain Pempek dan Mie Celor, Ada yang Sudah Berumur Lebih dari 200 Tahun
Rahasia Mengolah Daging Kurban Jadi Sate yang Empuk dan Lezat, Dijamin Anti Alot!
Kampung Kapitan, Palembang, Kawasan Tempat Tinggal Serdadu Tiongkok di Zaman Hindia Belanda