Pada bulan kering antara Mei-September, suhunya bisa lebih dingin lagi. Kadang mencapai 6-10 derajat celcius.
Baca Juga: Dieng Hanya Salah Satunya, Ini Rekomendasi Tempat Wisata dengan Udara Dingin di Wonosobo
Pemandangan alam indah
Daya tarik utama Desa Sembungan tentu saja pemandangannya yang cantik.
Masih banyak hamparan sawah di mana-mana. Penduduk setempat juga menanam berbagai sayuran.
Tempat paling favorit di Desa Sembungan adalah Puncak Sikunir.
Banyak orang khusus berkunjung di pagi hari untuk menikmati matahari terbenam.
Baca Juga: Candi Arjuna, Destinasi Menarik untuk Dikunjungi saat Berada di Dataran Tinggi Dieng
Di pagi hari masih terlihat kabut. Pemandangan dari puncak bukit seakan berada di atas awan.
Setelah dari Puncak Sikunir, bisa bermain air di Air Terjun Sikamim.
Air terjun ini berada di antara Gunung Bisma dan Gunung Sikunir.
Air terjunnya setingg 90 meter dan airnya selalu deras, termasuk di musim kering.
Baca Juga: Pesona Batu Angkruk: Surga Sunrise di Dieng, Jawa Tengah
Menggunting rambut gimbal
Selain pemandangan alam, orang bisa menyaksikan upacara adat warga Dieng, yaitu ruwatan rambut gimbal.
Ritual tahunan ini diadakan tanggal 1 Suro, sesuai kalender Jawa.
Ruwatan rambut gimbal adalah upacara pemotongan rambut pada anak-anak berambut gimbal.
Baca Juga: Penginapan-penginapan Paling Recomended untuk Ditempati Saat Liburan ke Dieng
Artikel Terkait
Stop Sebentar! Temukan Pesona Danau dan Air Terjun Cantik Dekat Tol Indraprabu
Tinggal Kenangan, Ini Tempat Tuan dan Noni Belanda Dulu Bergaul di Jakarta
4 Camilan Betawi yang Masih Mudah Ditemukan di Penjual Kaki Lima
Pertama Kali Paralayang? Haruman Jingga Garut Tempat Paling Aman Buat Ngegas
Green Tea dan Matcha Tidaklah Sama, Ini Perbedaannya!
Jelajahi Alam Bandung! 5 Spot Camping Favorit dengan Pesona yang Menyegarkan