Banyak Kasus Mati Muda karena Serangan Jantung, Apa Penyebabnya?

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 22 Juni 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi - Serangan jantung kini banyak menyerang usia muda. Kenali penyebabnya seperti gaya hidup, stres, hingga genetik, dan pelajari cara pencegahannya. (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi - Serangan jantung kini banyak menyerang usia muda. Kenali penyebabnya seperti gaya hidup, stres, hingga genetik, dan pelajari cara pencegahannya. (Freepik/Drazen Zigic)

Kabar BUMN - Beberapa tahun terakhir, semakin banyak kabar duka datang dari kalangan usia muda yang mendadak meninggal karena serangan jantung.

Fenomena ini tentu mengkhawatirkan, karena serangan jantung dulu identik dengan usia lanjut.

Tapi kini, kondisi ini mulai menyerang individu yang bahkan belum menginjak usia 40 tahun. Apa penyebabnya dan bagaimana kita bisa menghindarinya?

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN di Semen Indonesia: Posisi Strategis untuk Mahasiswa Teknik Industri

Serangan Jantung Tak Lagi Milik Lansia

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat, biasanya akibat penyumbatan pembuluh darah oleh plak kolesterol. Kondisi ini menyebabkan otot jantung kekurangan oksigen dan bisa rusak secara permanen jika tidak segera ditangani.

Jika dulu faktor usia menjadi pemicu utama, sekarang gaya hidup dan kondisi kesehatan turut mempercepat risiko, bahkan pada mereka yang masih muda.

Baca Juga: Kimia Farma Apotek Tawarkan Layanan Kesehatan dan Kecantikan Digital di PRJ 2025

Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan meningkatnya kasus serangan jantung pada orang berusia muda

1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula, ditambah minimnya aktivitas fisik, menjadi penyebab umum. Banyak anak muda yang terbiasa makan cepat saji, merokok, dan jarang olahraga.

Baca Juga: Tips Seru Ajak Anak Piknik di Alam Terbuka, Liburan Jadi Momen Tak Terlupakan

2. Stres Berlebih

Tekanan hidup, pekerjaan, hingga masalah sosial sering kali membuat generasi muda rentan terhadap stres.

Stres kronis dapat memicu tekanan darah tinggi dan mempercepat proses penyempitan pembuluh darah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini