Setelah menjadi sultan, Muhammad Salahuddin memilih tinggal di Asi Mbojo.
Baca Juga: Dijuluki Scar Reef, Ombak di Pantai Ini Jadi Sekolah Surfing Alami untuk Anak-anak Sumbawa Barat
Istana lalu ditempati adiknya, Haji Abdul Aziz.
Istana memiliki luas 16 x 8 meter dengan konsep rumah panggung.
Bangunan terdiri atas emperan depan (sancaka tando), serambi belakang (sancaka kontu).
Istana Asi Bou beralamat di Paruga, Rasanae Barat, Bima, Nusa Tenggara Barat.***
Artikel Terkait
Liburan di Wonosobo: Rekomendasi 5 Tempat Wisata Alam untuk Melepas Penat
Tips Seru Ajak Anak Piknik di Alam Terbuka, Liburan Jadi Momen Tak Terlupakan!
Banyak Kasus Mati Muda karena Serangan Jantung, Apa Penyebabnya?
Sejarah Panjang Kawasan Glodok, Dari Asal Nama Hingga Latar Belakangnya Menjadi Pecinan
4 Toko Membeli Oleh-oleh Murah di Jepang, Punya Banyak Cabang di Setiap Kota
Rekomendasi Snack Halal dari Jepang untuk Camilan Saat Liburan atau Oleh-oleh