Kabar BUMN - Setiap negara punya keunikan sendiri dalam membuat sistematika alamat, tak terkecuali Jepang.
Cara penomoran dan pengaturan nomor jalan di Jepang pun berbeda dengan gaya barat.
Penetapan alamat di Jepang dimulai dari pembagian area terbesar hingga terkecil.
Yaitu dari keterangan prefektur sampai nomor rumah atau bangunan.
1. Pembagian berdasarkan prefektur
Di Jepang terdapat 47 prefektur. Di setiap alamat, selalu dicantumkan lebih dulu nama prefekturnya.
Umumnya akan menggunakan akhiran -ken, seperti Aomori-ken.
Khusus untuk Tokyo, Kyoto, dan Osaka sedikit berbeda.
Baca Juga: Berbeda dengan Sushi dan Ramen, Tidak Semua Orang Jepang Menyukai Horumon, Apalagi Orang Asing
Osaka-fu dan Kyoto-fu yang artinya prefektur urban. Sementara Tokyo-to artinya prefektur metropolitan.
Misal, alamat kantor pemda Tokyo atau Tokyo Metropolitan Government Office.
Alamatnya Tokyo-to, Shinjuku-ku, Nishi-shinjuku, 2 chome, 8-1.
Artinya kantor tersebut berada di Tokyo-to (prefektur Tokyo).
Baca Juga: Liburan ke Jepang? Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Coba Sake!
Artikel Terkait
Masih Periode Liburan Sekolah! Ini Harga Tiket Obelix Sea View!
Ruwatan Akbar TMII 2025: Saatnya Meruwat Diri, Daftar Sebelum 14 Juli!
Festival Balon Udara Wonosobo 2025: Tiket Presale Sudah Tersedia!
10 Spot Diving Eksotis di Indonesia, dari Barat hingga Timur
Tempat Makan dengan Menu Halal di PIK, Pilihan Menunya pun Beragam
Pantai Indah Berpasir Putih yang Memperkaya Keindahan Alam Balikpapan