Biar Tidak Kesasar, Ini Panduan Membaca Alamat di Jepang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 2 Juli 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi. Penetapan alamat di Jepang dimulai dari pembagian area terbesar hingga terkecil. Yaitu dari keterangan prefektur sampai nomor rumah atau bangunan.
Ilustrasi. Penetapan alamat di Jepang dimulai dari pembagian area terbesar hingga terkecil. Yaitu dari keterangan prefektur sampai nomor rumah atau bangunan.

2. Kotamadya dan distrik
Setelah prefektur, keterangan berikutnya kotamadya atau daerah administrasi.

Ini ada dua variasi. Pertama, yang menggunakan akhir -shi. Misalnya untuk Chiba, Kobe, Yokohama.

Kedua, yang langsung merujuk pada keterangan distrik. Ini akan menggunakan akhiran -ku.

Kembali ke contoh kantor pemda Tokyo di atas, artinya kantor tersebut berada di distrik Shinjuku.

Baca Juga: Rekomendasi Snack Halal dari Jepang untuk Camilan Saat Liburan atau Oleh-oleh

3. Kota kecil atau dusun
Keterangan berikutnya kota atau dusun, yang juga ada dua versi penamaan.

Pertama, akhiran -machi atau -cho yang artinya kota. Kedua, akhiran -son yang artinya dusun.

Misal, alamatnya 1246 Sengkuhara, Hakone-machi, Ashikara-shimo-gun, Kanagawa.

Ini artinya ada di kota Hakone, dusun Ashikara-shimo.

Baca Juga: 4 Toko Membeli Oleh-oleh Murah di Jepang, Punya Banyak Cabang di Setiap Kota

4. Blok
Bagian terakhir dari alamat yang tercantum adalah keterangan blok dan nomor rumah.

Bagian ini sering dituliskan dalam tiga angka yang berurutan. Pertama, chome atau sub distrik.

Kedua, banchi atau blok dalam distrik, dan ketiga, go atau nomor rumah/ apartemen.

Beberapa alamat ada yang memberikan keterangan chome, tapi ada yang tidak.

Baca Juga: Jelajah Kota-kota di Jepang Lebih Mudah dengan Fasilitas Coin Locker yang Tersedia di Mana-mana

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: resources.realestate.co.jp

Tags

Artikel Terkait

Terkini