Mau Diet Lebih Cepat? Triknya Cuma Kurangi Gula! Kok Bisa?

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 11 Juli 2025 | 14:00 WIB
Mengurangi konsumsi gula terbukti efektif untuk diet karena membantu mengontrol nafsu makan, mengurangi lemak tubuh, dan memperbaiki metabolisme. (Freepik/jcomp)
Mengurangi konsumsi gula terbukti efektif untuk diet karena membantu mengontrol nafsu makan, mengurangi lemak tubuh, dan memperbaiki metabolisme. (Freepik/jcomp)

Kabar BUMN - Menjalani diet tak selalu berarti harus menghitung kalori secara ketat atau menghindari semua makanan favoritmu.

Salah satu cara paling sederhana namun sangat efektif adalah dengan mengurangi konsumsi gula.

Gula bukan hanya berperan dalam penambahan berat badan, tetapi juga memicu berbagai gangguan metabolisme yang bisa menghambat proses dietmu.

Baca Juga: Menikmati Pesona Curug Leuwi Hejo: Surga Alam Tersembunyi di Bogor

Gula Memicu Penumpukan Lemak

Gula, terutama dalam bentuk tambahan seperti gula pasir, sirup, atau pemanis buatan, dapat menyebabkan kelebihan asupan kalori.

Ketika tubuh menerima lebih banyak kalori dari yang dibutuhkan, sisa energi tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak, terutama di area perut.

Baca Juga: Bergabung di Dunia Kreatif! Magang Graphic Designer di PT Len Inovasi Teknologi Bandung

Fruktosa, komponen utama dalam gula meja dan sirup jagung, telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan akumulasi lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam dan berisiko tinggi terhadap penyakit kronis.

Gula Mengacaukan Hormon Lapar

Salah satu tantangan saat diet adalah mengendalikan rasa lapar. Gula bisa memperburuk situasi ini karena mampu mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, yaitu leptin dan ghrelin.

Baca Juga: PGTC 2025 Resmi Dimulai, Pertamina Ajak Mahasiswa Unjuk Daya dalam Lomba Ilmiah dan Inovasi Bisnis

Saat mengonsumsi gula berlebihan, tubuh cenderung tidak merespons sinyal kenyang secara efektif, sehingga kamu jadi makan lebih banyak.

Mengurangi gula dapat membantu mengembalikan sensitivitas hormon-hormon tersebut, sehingga tubuh lebih mudah mengatur nafsu makan secara alami.

Gula dan Ketergantungan

Baca Juga: Kembali ke Sekolah Setelah Libur Panjang, Simak Tips Jitu Bikin Anak Semangat Belajar Lagi

Banyak penelitian menunjukkan bahwa gula dapat menciptakan efek adiktif layaknya zat adiktif lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini