Upacara Adat Beberapa Suku Bangsa di Indonesia yang Menjadi Atraksi Wisata Karena Keunikannya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 18 Juli 2025 | 08:30 WIB
Pacoa Jara, tradisi pacuan kuda tradisional yang berlangsung di Bima, Nusa Tenggara Barat.  (Wikipedia/Tofifoto)
Pacoa Jara, tradisi pacuan kuda tradisional yang berlangsung di Bima, Nusa Tenggara Barat. (Wikipedia/Tofifoto)

Kabar BUMN - Indonesia terdiri dari sedikitnya 300 suku yang tinggal dari Sabang hingga Merauke.

Setiap suku di Indonesia ini menjalankan tradisi adat yang masih dipertahankan hingga sekarang.

Beberapa tradisi sangat unik sehingga menjadi satu peristiwa budaya yang ditunggu-tunggu.

Di antara jumlah itu, beberapa tradisi bahkan sudah masuk jadi agenda budaya nasional.

Baca Juga: Diciptakan Sejak 1960-an, Olahraga Ini Baru-baru Saja Diminati di Jakarta

1. Pacoa Jara
Pacoa Jara adalah tradisi pacuan kuda tradisional yang berlangsung di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman Kesultanan Bima.

Pacuan kuda ini cukup unik karena penunggangnya anak-anak dengan rentang usia 5- 12 tahun.

Dulu dilakukan setelah panen sebagai wujud ucapan syukur, kini digelar juga di tanggal 17 Agustus.

Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Nglanggeran, Desa Wisata di Yogyakarta yang Diakui UNESCO Global Geopark

Upacara bakar batu atau barapen di Papua. (Wikipedia)

2. Pesta Bakar Batu
Ini tradisi memasak atau mematangkan makanan dengan cara dibakar khas beberapa suku di Papua.

Terutama yang di daerah Pegunungan Bintang, Pengunungan Tengah, Nabire, Jayawijaya, Lembah Baliem dan Paniai.

Pesta bakar batu biasanya dilakukan saat kelahiran, pernikahan, dan penobatan kepala suku.

Di tradisi ini, alih-alih kompor, makanan dimatangkan dengan batu panas yang diletakkan di bagian bawah makanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini