Kabar BUMN - Tsukemono atau acar merupakan salah satu kondimen penting dalam dunia kuliner Jepang.
Diawali dari daerah Nara, tsukemono sudah disajikan sejak Era Heian (794-1185).
Tsukemono ditujukan untuk hidangan pendamping makanan dan penetral mulut setelah makan.
Tidak hanya satu jenis, kini pelengkap makanan yang dulu cukup dibumbui garam saja ini jauh lebih beragam.
Baca Juga: Mata Air Senjoyo: Wisata Alam Gratis di Semarang yang Buka 24 Jam
1. Umeboshi
Ini acar yang paling populer di Jepang.
Terbuat dari buah plum yang difermentasi dengan garam dan dikeringkan.
Bentuknya seukuran bola kecil dan teksturnya keriput. Rasanya asam dan gurih.
Umeboshi bisa dicamil begitu saja atau dicampur lauk lain. Paling sering dijadikan isian untuk onigiri.
Baca Juga: Niu Jie Street, Kawasan Muslim di Tiongkok, Gudangnya Kuliner Halal Paling Terkenal di Beijing
2. Takuan
Acar ini terbuat dari lobak putih yang dijemur. Setelah itu diberi garam, bekatul, dan gula. Rasanya manis asin.
Di beberapa prefektur di Jepang sering juga ditambahkan bumbu lain agar rasanya berbeda.
Takuan banyak dijual di supermarket dalam bentuk batang lobak panjang. Saat akan dimakan baru diiris tipis.
Nama takuan digunakan untuk menghormati pedeta Zen Buddha yang menciptakan tsukemono tersebut.
Artikel Terkait
Wisata Alam dan Budaya di Chichibu, Jepang, Hanya Dua Jam Dari Tokyo
5 Jenis Makanan yang Paling Menyehatkan di Antara Makanan Jepang yang Terkenal Paling Sehat di Dunia
Wisata Berbeda ke Tokyo, Jepang, Belanja Peralatan Masak ke Kappabashi
4 Restoran Tertua di Tokyo, Ada yang Menjadi Pelopor Kuliner yang Sekarang Begitu Identik dengan Jepang
Banyak Dibawa untuk Oleh-Oleh, Ini Merk Mie Instan di Jepang yang Paling Lezat dan Populer
4 Kota dan Tempat Wisata Terpopuler di Jepang yang Akan Menaikkan Tarif dan Pajak