Sistem Pelacakan Pendaki Berbasis Aplikasi Mulai Diterapkan di Gunung Rinjani Akhir Agustus

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Mulai akhir Agustus 2025, pendakian Gunung Rinjani wajib pakai aplikasi pelacak pendaki. Langkah ini tingkatkan keamanan dan jadi proyek percontohan. (kalokatour.com)
Mulai akhir Agustus 2025, pendakian Gunung Rinjani wajib pakai aplikasi pelacak pendaki. Langkah ini tingkatkan keamanan dan jadi proyek percontohan. (kalokatour.com)

Di antaranya adalah kewajiban memiliki pengalaman mendaki, pemeriksaan kesehatan sebelum naik, pendampingan oleh pemandu berpengalaman, serta kepemilikan asuransi premium.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di gunung yang memiliki tingkat kesulitan tinggi ini.

Baca Juga: BULOG Salurkan Banpang dan Gelar Gerakan Pangan Murah di Papua, Pastikan Harga Stabil dan Bantuan Tepat Sasaran

Rencana Perluasan ke Gunung Lain

Gunung Rinjani akan menjadi lokasi percontohan atau pilot project untuk penggunaan aplikasi ini.

Jika hasilnya positif, penerapan sistem serupa akan diperluas ke jalur pendakian gunung lain di Indonesia. Standar keamanan yang diterapkan di Rinjani nantinya dapat menjadi acuan bagi pengelolaan pendakian di wilayah lain.

Baca Juga: Pertamina Group Sukses Hasilkan Sustainable Aviation Fuel dari Minyak Jelantah

Jadwal Pelaksanaan

Penerapan penuh aplikasi ini ditargetkan mulai berjalan pada akhir Agustus hingga awal September 2025.

Dengan adanya sistem ini, pihak pengelola berharap dapat mencapai target “zero accident” dan “zero waste” dalam aktivitas pendakian, sekaligus memberikan pengalaman mendaki yang lebih aman dan bertanggung jawab. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini