Kabar BUMN - Tidak banyak peninggalan penjajah Belanda di provinsi Riau, salah satunya Penjara Huis van Behauring.
Penjara Huis van Behauring pernah menjadi saksi perjuangan yang dilakukan masyarakat Bengkalis.
Termasuk pertempuran Sultan Bengkalis dalam melawan penjajahan Belanda.
Baca Juga: Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata di Klaten yang Tawarkan Nuansa Ala Bali
Rumah orang berantai
Penjara Hus van Behauring berada di jalan Pahlawan, Bengkalis Kota, Pulau Bengkalis, didirikan tahun 1883.
Masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Rumah Orang Rantai atau Jiel Belanda.
Pembangunan penjara erat hubungannya dengan keinginan Belanda untuk menguasai daerah Sumatra.
Baca Juga: Ragam Pastri dan Kue Belanda yang Sudah Menjadi Bagian Kuliner Indonesia
Sebelum ke Deli Serdang, Belanda lebih dulu mendirikan karesidenan di Sumatra Timur dengan Bengkalis sebagai pusatnya.
Penjara ini menggunakan gaya arsitektur Eropa yang kokoh.
Bangunanya berbentuk huruf U, terdiri atas 25 ruang tahanan dengan jendela kecil dan tanpa listrik.
Baca Juga: Benteng-benteng Ini Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Penjara digunakan untuk memenjarakan rakyat dan raja yang dianggap menentang pemerintah kolonial.
Artikel Terkait
Jelajah Benteng Peninggalan Masa-masa Penjajahan dan Perjuangan Kemerdekaan yang Masih Tersisa di Indonesia
Wisata Sejarah di Kota Tertua di Indonesia, Salatiga, Banyak Bangunan Warisan Kolonial yang Estetik
Wisata Sejarah ke Rumah Kapitan di Bengkalis, Inilah Tempat Tinggal Pejabat Tertinggi di Zaman Daerah Tersebut di Zaman Hindia Belanda
Bangunan Bersejarah di Indonesia Warisan Penjajah Inggris 1811-1816
Pantai Santolo, Wisata Alam yang Jadi Saksi Bisu Sejarah Masa Kolonial di Garut