Baca Juga: Waspada! Bahaya Tersembunyi di Balik Minyak Goreng yang Dipakai Berkali-kali
3. Jenang leri
Jenang leri panganan dari Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
Panganan manis ini terbuat dari jagung yang sudah ditumbuk halus ditambahkan santan sampai kental.
Saat ini jenang leri lebih menjadi camilan.
Padahal zaman dulu jenang leri sering dijadikan makanan pokok karena mahal atau tidak ada beras.
Baca Juga: Desa Wisata Conto, Permata di Wonogiri yang Sajikan Panorama Indah Bak Lukisan
4. Getuk gondok
Camilan ini pertama kali dibuat Ali Mohtar, seorang warga Desa Karet, Mertoyudan, sekitar tahun 1940-an.
Getuk gondok terbuat dari singkong yang direbus setelah itu ditumbuk diberi gula pasir.
Ada banyak penjual getuk gondok.
Tapi paling populer Getuk Gondok Hj Sri Rahayu, penerus pertama camilan ini.
5. Permen tape
Permen tape terbuat dari singkong yang sudah difermentasi sehingga menjadi tape.
Setelah itu dicampur kelapa parut dan dibungkus seukuran permen dengan kertas warna-warni.
Cita rasanya manis dan sedikit asam.
Artikel Terkait
Camilan Unik yang Sangat Khas Gunungkidul, Manfaatkan Kekayaan Alam Sampai yang Sekecil-kecilnya
Camilan yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Camilan Belanda yang Juga Diadaptasi Jadi Kuliner Indonesia, Bentuk Mirip Rasa Sedikit Berbeda
Tidak Hanya Apel Malang, Ini Camilan Tradisional dan Kekinian dari Malang yang Biasa untuk Oleh-Oleh
Rasa Manis Legit Camilan Khas Palembang Kombinasi Pengaruh Belanda dan Tionghoa
4 Camilan Betawi yang Masih Mudah Ditemukan di Penjual Kaki Lima