Adonan dituangkan dalam wadah kotak yang terbuat dari daun pisang. Setelah itu dikukus.
Rasanya manis dan empuk. Biasanya kue lampu-lampu dihidangkan setelah dingin.
Beberapa suka menyimpannya di lemari es sehari sebelum dihidangkan.
Baca Juga: Goa Rajo Bangli: Surga Tersembunyi dengan Air Terjun dan Kolam Alami
4. Apang
Kue ini terbuat dari tepung terigu, santan kelapa, dan gula merah.
Dimasaknya menjadi dua versi, apang biasa dan apang bakar.
Apang bakar ditambah gula merah. Sementara apang biasa, diberi isi cokelat atau nanas.
Tampilan apang sedikit mirip dengan kue bolu. Rasanya manis, teksturnya empuk.
Baca Juga: Menginap di Atas Bukit Bali Timur, Bangun Tidur Disuguhi Laut dan Gunung
5. Balapis
Tampilang kue balapis sangat mirip dengan kue lapis, tetapi lebih besar dan lebih lembut.
Biasanya balapis terdiri dari dua warna saja, cokelat dan hijau, atau hijau dan putih.
Kue balapis sering diberikan taburan biji kenari sehingga berbeda dengan kue lapis.***
Artikel Terkait
Mencicipi Bubur Manado, Hidangan Lezat khas Sulawesi Utara yang Kaya Gizi
4 Wisata Religi di Manado, Satu Tempat Mencerminkan Keragaman Beragama di Indonesia
Manado Punya Theme Park yang Cocok untuk Liburan Keluarga, Ini Daftarnya!
Zaman Dulu Banyak Dipengaruhi Kuliner Belanda, Ini Jajanan Tradisional Manado yang Paling Disuka Masyarakat Indonesia
Warung Kopi Legendaris di Manado, Sajikan Rasa Klasik yang Tak Pernah Pudar
Setelah Manado dan Bunaken, Masukkan Likupang dalam Daftar Wisata di Sulawesi Utara, Pesonanya Tidak Kalah Mengagumkan