Makanan Tertua di Indonesia, Beberapa Tertulis pada Prasasti Abad ke 9

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 9 September 2025 | 13:00 WIB
Diperkirakan dendeng dibuat sejak tahun 901 Masehi pada masa Kerajaan Medang. Keberadaannya tercatat pada Prasasti Taji.   (orami.co.id)
Diperkirakan dendeng dibuat sejak tahun 901 Masehi pada masa Kerajaan Medang. Keberadaannya tercatat pada Prasasti Taji. (orami.co.id)

3. Docang
Makanan khas Cirebon ini muncul abad 14, bersamaan dengan penyebaran agama Islam oleh Wali Songo.

Docang singkatan dari bodo (bacem oncom) dan kacang.

Konon docang pernah digunakan salah satu pangeran di Cirebon untuk meracuni Wali Song.

Ternyata itu tidak berpengaruh dan justru menjadi makanan favoritnya.

Baca Juga: Daya Pikat Kameoka, Kota Pingiran Kyoto yang Kadang Suka Terlewatkan

Dodol, camilan manis dan lengket ini tercatat pada prasasti Alasanta dan Prasasti Sangguran pada masa Kerajaan Medang. (dapurkintamani.com)

4. Dodol
Camilan manis dan lengket ini tercatat pada prasasti Alasanta dan Prasasti Sangguran pada masa Kerajaan Medang.

Disebutkan kalau dodol merupakan makanan yang dihidangkan khusus bagi para bangsawan.

Tidak hanya di Pulau Jawa, dodol kemudian menyebar ke seluruh wilayah Nusantara.

Fakta ini juga menunjukkan luasnya pengaruh Kerajaan Medang pada zaman dulu.

Baca Juga: Pantai Teluk Asmara, “Raja Ampat”-nya Malang yang Bikin Jatuh Hati

5. Coto Makassar
Ada sejak abad ke 16, coto Makassar merupakan makanan bangsawan dari Kerajaan Gowa.

Kuliner ini mendapat pengaruh dari Tiongkok yang sudah berniaga ke kawasan itu sejak lama.

Ini terlihat dari penggunaan sambal tauco sebagai salah satu bumbunya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini