Kabar BUMN - Nasi kuning di Indonesia identik dengan peringatan atau perayaan khusus.
Agar istimewa, nasi kuning dibentuk khusus, misal menjadi tumpeng, disajikan dengan beragam lauk.
Beberapa daerah di Indonesia pun punya olahan nasi kuningnya masing-masing.
Tidak harus di hari istimewa, nasi kuning ini dapat dinikmati kapan saja.
Baca Juga: Waduk Lalung, Spot Sunset di Karanganyar yang Tawarkan Suasana Seperti di Pantai
1. Solo
Nasi kuning dari Solo yang paling umum dikenal dan sering dibuat untuk tumpengan juga.
Penggunaan kunyit dan santan membuat nasi menjadi gurih dan aromanya harum.
Dalam budaya Jawa, warna kuning juga merupakn simbol kemakmuran dan kekayaan.
Baca Juga: Tahukah Kamu bahwa Pendakian Rinjani Sudah Dibuka? Ini Syarat Terbarunya!
Nasi kuning ini sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu Majapahit.
Menu ini sering dihidangkan pada berbagai acara keagamaan untuk persembahan pada dewa-dewi.
Setelah agama Islam masuk, nasi kuning bergeser menjadi makan untuk hajatan dan ucapan syukur.
Baca Juga: Bukit Pengilon di Gunungkidul Tawarkan Sensasi Wisata di Perbukitan Hijau New Zealand
2. Manado
Bumbu nasi kuning asal Manado sedikit mirip nasi kuning Solo. Yakni, kunyit dan santan.
Artikel Terkait
Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia
5 Kuliner Nasi Khas Sumatra, Paling Terkenal Nasi Kapau, Paling Membingungkan Nasi Kentut
Fakta Menarik Nasi Lesah, Kuliner Khas Magelang yang Selalu Hadir Saat Perayaan Waisak
Kuliner Nasi dari Jawa Tengah yang Populer, Lezat, Kaya Bumbu, dan Ikonik
Sejarah dan Fakta Nasi Ulam Khas Betawi yang Masuk Warisan Budaya Tak Benda
Rahasia Nasi Goreng Rumahan yang Lezat: Tips Sederhana agar Rasanya Seperti di Restoran