Sesampainya di Desa Deme II, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan perahu nelayan selama kurang dari 15 menit.
Tidak ada tiket masuk resmi ke pulau ini, pengunjung hanya perlu membayar biaya sewa perahu.
Baca Juga: TelkomMetra Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Lewat Sinergi AdMedika–CMS
Setiap sudutnya fotogenik, Pulau Diyonumo penuh spot cantik buat isi galeri liburanmu.
Pulau Diyonumo mungkin belum banyak dijamah, tapi justru di situlah pesonanya.
Tempat ini jadi pilihan sempurna untuk menepi sejenak dari hiruk-pikuk dunia, menyegarkan mata dengan pemandangan alami, dan merasakan ketenangan yang sesungguhnya.***
Artikel Terkait
Rahasia Sebuah Pantai di Malang, Jadi Gerbang ke Pulau Keramat
4 Pulau yang Direkomendasikan untuk Island Hopping di Malaysia
The Wheel Bali: Cara Baru Melihat Pulau Dewata dari 360 Derajat, Kapan Momen Terbaik untuk Naik?
Ragam Kue Pia dari Pulau Jawa, Hasil alkuturasi Kuliner Tiongkok dengan Jawa
Pemandangan Kambing Memakan Kertas di Pulau Bungin, Unik dan Membingungkan