Yatsuhashi
Yatsuhashi merupakan mochi berbentuk segitiga khas Kyoto yang sering untuk omiyage atau oleh-oleh.
Bahan dasarnya beras ketan juga, tapi dibentuk menjadi lembaran yang kemudian dilipat segitiga.
Isi yatsuhashi beragam, paling umum kayu manis dan pasta kacang merah.
Ada dua jenis Yatsuhashi, yaitu empuk, dan yang dipanggang dengan tekstur lebih keras.
Baca Juga: Rute Kereta Wisata Jakarta-Sukabumi-Cianjur Dibuka, Ini Tempat Wisata di Dekat Stasiun Sukabumi
Gohei mochi
Mochi jenis ini bisa ditemukan di Prefektur Chubu, Nagano, dan Gifu.
Diperkirakan gohei mochi sudah muncul sejak zaman Edo sekitar abad 17.
Dulu ini dijadikan camilan para pemburu, penebang kayu, dan orang yang mencari nafkah di gunung.
Mochinya dibuat pipih segi empat dan diberi tusuk kayu. Setelah itu diberi saus miso dan dipanggang.
Baca Juga: 6 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Tidak Kelaparan di Pesawat
Hishi mochi
Dalam bahasa Jepang hishi artinya berlian.
Ini merujuk pada bentuk hishi mochi yang seperti berlian dengan tiga lapisan warna berbeda-beda.
Hishi mochi selalu disajikan pada perayaan Hina Matsuri atau Festival Anak Perempan atau festival boneka.
Artikel Terkait
QRIS Resmi Berlaku di Jepang, Finnet Dukung Tonggak Pembayaran Digital Indonesia di Kancah Global
Masih Melayani Sampai Sekarang, Ini 4 Toko Tertua di Tokyo, Jepang
Ragam Menu Khas Jepang dengan Bahan Dasar Nasi, Kesamaaan Hidangan Ini di Kecepatan Menyajikan dan Menghabiskannya
Shukubo, Jenis dan Fasilitas Penginapan di Jepang yang Sulit Ditemukan di Negara Lain
Koleksi Kekayaan Seni Kerajinan Tangan Jepang dari Kota Pembuatnya Langsung
Pahami! Ini Aturan Baru Berwisata ke Jepang Tahun 2025, Pastinya Biaya Liburan Kini Semakin Mahal