Kabar BUMN - Matcha kini menjadi minuman yang sangat populer, mulai dari latte hingga es matcha dengan topping boba. Rasanya enak, segar, dan dipercaya memiliki banyak manfaat karena kaya akan antioksidan.
Namun, meskipun matcha termasuk minuman yang sehat, terlalu sering mengonsumsinya justru bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh.
Sama seperti hal lainnya, matcha tetap perlu dikonsumsi dalam batas wajar.
Apa yang Membuat Matcha Spesial?
Matcha berbeda dari teh hijau biasa karena matcha mengonsumsi whole leaf (daunnya digiling halus, bukan hanya direndam).
Karena itu, kandungan antioksidan seperti katekin dan kafein dalam matcha jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa. Inilah yang membuat matcha memiliki manfaat kesehatan, tetapi sekaligus punya potensi risiko bila diminum berlebihan.
Baca Juga: TASPEN Salurkan Bantuan untuk Anak Korban Konflik di Aceh sebagai Bentuk Komitmen pada Perdamaian
Risiko Konsumsi Matcha Berlebihan
1. Peningkatan Asam Lambung
Matcha memiliki kandungan kafein dan tanin yang dapat memicu produksi asam lambung. Jika diminum terlalu sering, apalagi dalam kondisi perut kosong, kamu bisa mengalami gejala seperti:
-
Mual
-
Perut kembung
-
Heartburn atau sensasi panas di dada
Bagi kamu yang punya riwayat maag atau GERD, sebaiknya batasi konsumsi matcha atau pilih matcha dengan kadar kafein rendah.
Baca Juga: Siap Liburan Akhir Tahun? Ini Jadwal Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
2. Gangguan Tidur dan Cemas
Matcha mengandung kafein yang dapat memengaruhi sistem saraf. Terlalu banyak mengonsumsi matcha dalam sehari bisa menyebabkan:
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Wisata ke Kota Penghasil Teh Hijau dan Matcha Terbaik di Jepang, Uji, Sepi Menenangkan
Green Tea dan Matcha Tidaklah Sama, Ini Perbedaannya!
Benarkah Matcha Mengandung Kafein? Ini Faktanya
Ragam Hidangan dengan Unsur Matcha di Kyoto, Varian Menunya Lebih Unik dari Lainnya