Patung keberuntungan
Terbentuknya patung kucing maneki-neko sendiri muncul sekitar tahun 1800.
Konon, seorang perempuan tua miskin menyerahkan kucingnya pada orang lain karena tidak mampu memberi makan.
Malam harinya sang kucing datang ke mimpinya.
Baca Juga: 4 Pemandian Air Panas di Lampung, Sumber Panas Bumi Alami yang Baik untuk Kesehatan
Kucing meminta si ibu membuat patung dengan wujud dirinya agar ia bisa dapat uang.
Perempuan ini membuat patung kucing, ternyata laku dan membawa keberuntungan.
Kombinasi pemujaan kucing di Kuil Gotokuji dan kisah sukses penjual patung kucing ini membuat maneki-neko semakin populer.
Baca Juga: Napak Tilas Pertempuran yang Menjadi Cikal Bakal Hari Pahlawan di Museum 10 November Surabaya
Ada aturan khusus penempatan maneki-neko.
Yakni, harus diletakkan di tempat yang ramai karena kucing ini dipercaya suka bertemu orang banyak.
Ini biasanya diletakkan di depan pintu masuk toko atau bisnis, ruang tamu, atau ruang yang paling sering didatangi orang.
Baca Juga: Inspirasi Ucapan Hari Pahlawan untuk Caption Instagram, Rayakan Semangat Perjuangan pada 10 November
Makna warna dan bentuk
Bentuk standar dari maneki-neko adalah kucing putih yang satu tangan kanannya terangkat.
Tetapi maneki-neko pada dasarnya dibuat dalam beberapa warna dan gaya tangan.
Masing-masing dengan makna berbeda. Seperti, warna putih melambangkan kesucian dan bahagia.
Artikel Terkait
Pahami! Ini Aturan Baru Berwisata ke Jepang Tahun 2025, Pastinya Biaya Liburan Kini Semakin Mahal
Sejarah dan Ragam Mochi Jepang, Bentuknya Tidak Selalu Bulat
Pesta Mochi di Ichinoseki City, Jepang, Kota dengan Ratusan Varian Mochi Lezat dan Unik
Unagi, Hanya Mirip, Kuliner khas Jepang Ini Sejatinya Bukan Belut
Uniknya Desa Nagoro, Desa Terpencil di Jepang yang Dipenuhi Orang-Orangan Sawah
Stasiun Kereta Terindah di Jepang, Memesona Meskipun Usianya Sudah Ratusan Tahun