Fakta Menarik tentang Maneki-neko, Patung Kucing di Toko-toko di Jepang yang Selalu “Memangil-manggil”

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 10 November 2025 | 18:30 WIB
Maneki-neko atau kucing keberuntungan sudah dikenal sejak zaman Edo, sekitar abad 17. (sakura.co)
Maneki-neko atau kucing keberuntungan sudah dikenal sejak zaman Edo, sekitar abad 17. (sakura.co)

Patung keberuntungan
Terbentuknya patung kucing maneki-neko sendiri muncul sekitar tahun 1800.

Konon, seorang perempuan tua miskin menyerahkan kucingnya pada orang lain karena tidak mampu memberi makan.

Malam harinya sang kucing datang ke mimpinya.

Baca Juga: 4 Pemandian Air Panas di Lampung, Sumber Panas Bumi Alami yang Baik untuk Kesehatan

Kucing meminta si ibu membuat patung dengan wujud dirinya agar ia bisa dapat uang.

Perempuan ini membuat patung kucing, ternyata laku dan membawa keberuntungan.

Kombinasi pemujaan kucing di Kuil Gotokuji dan kisah sukses penjual patung kucing ini membuat maneki-neko semakin populer.

Baca Juga: Napak Tilas Pertempuran yang Menjadi Cikal Bakal Hari Pahlawan di Museum 10 November Surabaya

Ada aturan khusus penempatan maneki-neko.

Yakni, harus diletakkan di tempat yang ramai karena kucing ini dipercaya suka bertemu orang banyak.

Ini biasanya diletakkan di depan pintu masuk toko atau bisnis, ruang tamu, atau ruang yang paling sering didatangi orang.

Baca Juga: Inspirasi Ucapan Hari Pahlawan untuk Caption Instagram, Rayakan Semangat Perjuangan pada 10 November

Maneki-neko pada dasarnya dibuat dalam beberapa warna dan gaya tangan. Masing-masing dengan makna berbeda. (arigatojapan.co.jp)

Makna warna dan bentuk
Bentuk standar dari maneki-neko adalah kucing putih yang satu tangan kanannya terangkat.

Tetapi maneki-neko pada dasarnya dibuat dalam beberapa warna dan gaya tangan.

Masing-masing dengan makna berbeda. Seperti, warna putih melambangkan kesucian dan bahagia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japanlivingguide.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini