Ada sekitar 30 penjual yang menawarkan beragam menu dan jajanan tradisional.
Baca Juga: 4 Bangunan Tua di Bogor, Bernilai Sejarah dan Aestetik
Di antaranya pecel, lontong kupat, soto ayam, dan nasi rames.
Jajanannya tersedia klepon, gethuk, gulali, cenil, semanggi, tahu gejrot, dan es daun.
Semua menu dihidangkan secara tradisional. Yakni, menggunakan daun pisang, batok kelapa.
Baca Juga: Tempat Wisata di Jambi yang Menyuguhkan Keindahan dari Alam sampai Budaya
Di Pasar Lidah Ndonowati juga kini buka sejumlah konter kerajinan tangan berupa peralatan dapur dari anyaman bambu.
Pasar Lidah Ndonowati beralamat di jalan Lidah Wedan Gang 11, Surabaya.
Buka setiap hari Sabtu sore jam 15.00-22.00 WIB dan Minggu pagi jam 07.30-12.00 WIB.***
Artikel Terkait
4 Pasar Tradisional Tertua di Indonesia, Usianya Jauh Lebih Tua dari Usia Kemerdekaan Indonesia
Kampung Heritage Kayutangan, Hadirkan Suasana Tempo Dulu di Kawasan Kampung Tua di Malang
Pasar Tradisional di Surabaya yang Banyak Dituju Orang untuk Wisata Kuliner
Pasar Gang Baru, Umurnya Sudah 200 Tahun, Pasar Tradisional Ini Destinasi Wisata Kuliner Terbaru di Semarang
Menjelajah Pasar Sunda Tempo Dulu: Jajan Asyik Pakai Koin Bambu di Tengah Hutan