Ragam Minuman Tradisional Papua, Dibuat dari Bahan Lokal dengan Beragam Manfaat Menyehatkan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 2 Desember 2025 | 08:30 WIB
Minuman khas Papua yang menggunakan matoa. Matoa disebut juga kelengkengnya Papua. (timeout.com via floreseditorial.com)
Minuman khas Papua yang menggunakan matoa. Matoa disebut juga kelengkengnya Papua. (timeout.com via floreseditorial.com)

Es matoa
Matoa disebut juga kelengkengnya Papua. Ukurannya sedikit lebih besar dari kelengkeng.

Untuk membuatnya matoa dikupas dan bijinya dibuang.

Setelah itu disiram atau dituangkan ke sirup cocopandan atau air gula.

Sering ditambahkan isi lain, seperti cincau, kolang kaling, jeli, dan biji selasih.

Baca Juga: Waspada Musim Hujan, Panduan Mengemudi Aman di Jalan Tol Menjelang Libur Akhir Tahun

Swansrai
Swansrai merupakan minuman hasil fermentasi khas daerah Biak, Supiori dan Numfor.

Dalam bahasa Biak, swan artinya air dan srai artinya kelapa. Air kelapanya yang sudah tua.

Swansrai mengandung kadar alkohol sekitar 20-30%. Rasanya tajam dan sedikit pahit.

Dihidangkan di batok kelapa, swansrai dulu dihidangkan sebagai penghormatan pada kaum tetua.

Baca Juga: Hidden Gem Banda Neira: Tanjung Seram dengan Lanskap yang Unik dan Fotogenik

Jus buah merah
Buah merah salah satu buah khas Papua yang dianggap buah ajaib karena punya banyak khasiat.

Buah ini baik untuk mengatasi peradangan, hipertensi, dan meningkatkan imunitas tubuh.

Buah merah bisa dimakan begitu saja atau dijadikan jus. Rasanya manis dan gurih.

Dagingnya kaya serat. Orang sering menyamakan buah merah dengan buah naga tapi lebih manis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini