Kabar BUMN - Pecinta kuliner saat ini sedang menggandrungi salt bread, roti gurih yang tampilannya mirip croissant.
Tampilan itu karena salt bread merupakan hasil modifikasi dinner roll dan croissant.
Tekstur luarnya seperti roti, tapi ketika dibelah, tekstur dalamnya sedikit berlapis dan berongga seperti croissant.
Baca Juga: Annual Pass TMII Turun Jadi Rp400 Ribu, Kesempatan Keliling Indonesia dalam Satu Tempat
Teksturnya lembut dengan permukaan roti yang mengilat karena diberi banyak butter.
Aroma butter yang tajam tetap terasa meskipun roti sudah dingin.
Di bagian atas salt bread juga diberi sedikit taburan garam kasar.
Baca Juga: Waspada Ombak Besar, Simak Tips Aman Berenang di Laut
Dari bakeri di Seoul
Salt bread aslinya dari Jepang hasil kreasi bakery Pain Maison.
Roti ini dibuat untuk memenuhi selera orang Jepang yang suka roti dengan kombinasi rasa manis dan gurih.
Saat itu salt bread belum begitu viral dan hanya dikenal di pasar Jepang saja.
Keviralannya dimulai tahun 2024 setelah bakeri di Seoul ikut menjual salt bread.
Baca Juga: Eksotisme Pantai Sadeng, Destinasi Tenang di Ujung Timur Gunungkidul
Salah satu yang mempopulerkannya Bakeri Jayeondo Sogeumpang.
Artikel Terkait
5 Jenis Roti Khas Jepang, Tekstur dan Pilihan Rasanya Berbeda dengan Roti Barat, Hingga Punya Peminat Sendiri
Toko roti legendaris di Bandung, Masih Mempertahankan Cita Rasa Otentik
Toko Roti Tertua di Indonesia, Usianya Mencapai 127 Tahun dan Bukan di Jakarta
4 Produk dan Toko Roti Tua dan Melegenda di Jakarta yang Masih Eksis di Tengah Persaingan Ketat
Ragam Jenis Roti Tradisional Asia Tenggara, Adopsi Kuliner Asing dengan Sentuhan Lokal
Inspirasi Menu Sarapan di Berbagai Belahan Dunia yang Mengutamakan Roti