Ragam Jenis Roti Tradisional Asia Tenggara, Adopsi Kuliner Asing dengan Sentuhan Lokal

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 30 September 2025 | 08:30 WIB
Banh mi Banh mi merupakan kuliner Vietnam yang mendapat pengaruh dari Prancis.  (tasteatlas.com)
Banh mi Banh mi merupakan kuliner Vietnam yang mendapat pengaruh dari Prancis. (tasteatlas.com)

Kabar BUMN - Meskipun bukan panganan asli, roti sudah menjadi bagian dari kuliner di kawasan Asia Tenggara.

Roti di Asia Tenggara ini sebagian besar hasil adopsi kuliner asing, terutama Eropa.

Selain Eropa, pengaruh India ikut membentuk aneka roti di Asia Tenggara.

Ini ragam jenis roti tradisional Asia Tenggara yang menjadi salah satu kuliner khas negara tersebut.

Baca Juga: 5 Alasan Mandalika Layak Jadi Bucket List, Dari Bukit Memesona sampai Budaya yang Masih Hidup

1. Banh mi
Roti asal Vietnam ini mendapat pengaruh kuat dari Prancis yang pernah lama menguasai Vietnam.

Inspirasinya dari baguette yang diisin pate, butter, ditambah sayur seperti timun, bawang, dan selada.

Masyarakat Vietnam mengadopsinya dengan menambahkan daun ketumbar, acar, dan irisan daging.

Roti ini mulai populer sejak 1954 ketika pedagang kaki lima menjualnya untuk menu sarapan atau camilan.

Baca Juga: Koleksi Kekayaan Seni Kerajinan Tangan Jepang dari Kota Pembuatnya Langsung

Penjaja roti john (Youtube/@Abroad and Hungry)

2. Roti john
Sandwich orang Malaysia ini namanya merujuk pada orang kulit putih (penjajah Inggris) yang sering mengonsumsi roti.

Mirip sandwich, roti john menggunakan roti panjang yang bagian tengahnya diberi isian.

Isinya rata-rata omelet yang diaduk dengan tambahan daging cincang dan sayuran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini